ADVERTISEMENT

PKB-Gerindra Diklaim Sudah Deal Usung Duet Prabowo-Cak Imin!

Eva Safitri - detikNews
Senin, 20 Jun 2022 12:52 WIB
Ketum PKB Muhaimin Iskandar bertemu Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Kertanegara, Sabtu (18/6) malam. Dalam pertemuan itu mereka membahas mengenai Pemilu 2024
Prabowo dan Cak Imin (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta -

Duet Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mencuat usai pertemuan keduanya. Waketum PKB Jazilul Fawaid mengatakan duet keduanya merupakan bentuk kesepakatan awal dan akan diumumkan secara resmi nantinya.

"Iya, tinggal nunggu pengumuman resminya, ini masih tahap kesepakatan awal, yang akan mengusung Mas Bowo-Gus Muhaimin," kata Jazilul kepada wartawan, Senin (20/6/2022).

Meski begitu, Jazilul mengatakan pihaknya masih mengkaji keinginan kader PKB. Menurut dia, kader-kader PKB ingin Cak Imin menjadi capres.

"Namun, saya mendapatkan banyak masukan dari jajaran PKB yang tetap ngotot menginginkan Gus Muhaimin maju menjadi capres," ujarnya.

Terkait duet Prabowo-Cak Imin, Jazilul akan mengomunikasikan hal itu ke PKS dan Demokrat. Pihaknya akan melakukan penjajakan ke dua partai tersebut.

"Kita tetap berkomunikasi juga dengan PKS dan Demokrat untuk berdiskusi penjajakan," ucapnya.

Sebelumnya, Jazilul mengatakan PKB dan Gerindra hanya menunggu 'janur kuning melengkung' sembari menunggu partai lain untuk bergabung. Dia mencontohkan duet Prabowo Subianto dan Cak Imin di poros koalisi yang mereka rencanakan.

"Nah karena itulah PKB sampai hari ini tetap akan membuka komunikasi dengan partai-partai yang lain, dan Gerindra menyetujui itu, maka klop. Oleh sebab itu, ini hanya menunggu janur melengkung kita resmikan siapa presiden dan wakil presidennya (yang diusung). Misalkan Mas Bowo dengan Gus Muhaimin. Nah, jalan itu sambil kita mencari teman. Jadi kita tidak akan menutup komunikasi," katanya, Minggu (19/6/2022).

Jazilul blak-blakan lebih realistis bekerja sama dengan Gerindra untuk berkontestasi di Pilpres 2024. "Ternyata Gerindra dan PKB berkomunikasi dan akhirnya kelihatannya kalau bersama Gerindra ini lebih realistis dan lebih cepat untuk mencari pasangan dan memasangkan siapa presiden dan wakil presidennya," kata dia.

(eva/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT