ADVERTISEMENT

Pemprov DKI Tepis Gelar 'Juara Dunia' Udara Buruk untuk Jakarta

Dwi Andayani - detikNews
Minggu, 19 Jun 2022 07:29 WIB
DKI Jakarta jadi kota terburuk populasi di dunia
DKI Jakarta jadi kota terburuk populasi di dunia (Foto: Nafilah/detikHealth)
Jakarta -

Kualitas udara di Jakarta tercatat menjadi salah satu yang terburuk di dunia sepekan terakhir ini. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menepis gelar 'juara dunia' dalam hal buruknya kualitas udara.

Data kualitas udara Jakarta yang menjadi peringkat ke-3 terburuk di Dunia ini diketahui berdasarkan data kualitas udara (air quality index/AQI) dari situs IQAir. Namun DLH DKI menyebut pihaknya mengukur kualitas Jakarta berdasarkan pantauan Stasiun Pemantau Kualitas Udara (SPKU) pribadi.

"Kami nggak liat AQMS (Air Quality Monitoring System) ya, itu kan punya swasta. Kami melihat SPKU kami sendiri," kata Humas DLH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan saat dihubungi, Sabtu (18/6/2022).

Yogi mengatakan kualitas udara Jakarta pada Sabu sore berdasarkan SPKU DLH Jakarta masuk dalam tingkat 'sedang'. Ia menuturkan kualitas udara ini dapat dilihat salah satunya melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).

"Bisa di cek di aplikasi JAKI," ujar Yogi.

Dilihat detikcom, berdasarkan pada rendahemisi.jakarta.go.id data kualitas udara Jakarta pada Sabtu (18/6) ditampilkan pada beberapa wilayah. Salah satunya wilayah DKI 1 Bundaran HI dengan PM 2,5 (sedang) sebesar 97.0 µg/m³, DKI 2 Kelapa Gading PM 2,5 (sedang) 89.0 µg/m³, DKI 3 Jagakarsa PM 2,5 (tidak sehat) 123.0 µg/m³.

Kualitas Udara Terburuk

Diketahui sebelumnya kualitas udara di Jakarta tercatat menjadi yang terburuk ketiga di dunia pada Sabtu (18/6) akhir pekan ini. Hal itu berdasarkan data kualitas udara (air quality index/AQI) dari situs IQAir.

Dilihat detikcom dari situs IQAir, data ranking kualitas udara itu terkumpul pada pukul 11.58 WIB, Sabtu (18/6/2022).

"Konsentrasi PM2.5 di udara Jakarta saat ini 16,8 kali di atas nilai panduan kualitas udara tahunan WHO," tulisnya di situs IQAir.

Data kualitas udara ini dikumpulkan IQAir dari 16 kontributor, mulai stasiun pemerintah, yakni Kementerian LHK, BMKG, dan Kedubes Amerika Serikat (AS). Selain itu, ada juga data yang dikumpulkan dari stasiun organisasi nirlaba, seperti Greenpeace hingga perusahaan.

Pada Rabu (15/6) kemarin, Jakarta menjadi wilayah dengan kualitas udara terburuk di dunia. Pada hari itu, konsentrasi PM 2.5 mencapai 26,2 kali dari batas pedoman kualitas udara WHO.

Kualitas udara DKI Jakarta berada di 188 US AQI per 10.30 WIB dengan PM 2.5 sebesar 128 µg/m³ dan dan PM 10 sebesar 22 µg/m³. Masyarakat pun direkomendasikan untuk mengenakan masker di luar ruangan.

Lihat Video: Kualitas Udara di Jakarta Mengkhawatirkan

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT