Eksekusi Tibo Cs Bisa Berujung Disintegrasi Bangsa
Sabtu, 10 Jun 2006 17:10 WIB
Jakarta - Disintegrasi bangsa menghantui eksekusi terpidana mati kasus kerusuhan Poso, Fabianus Tibo, Dominggus da Silva, dan Marianus Riwu. Namun masih ada harapan Tibo cs tidak dieksekusi.Demikian yang mengemuka dalam diskusi soal Tibo cs di Wisma NTT, Jl Tebet Timur Dalam, Jakarta Selatan, Sabtu (10/6/2006)."Kasus Tibo cs bisa menjadi peringatan keras bagi Presiden SBY karena bisa terbias besar, yakni SARA. Kalau Tibo cs sampai dieksekusi, warga yang membela Tibo pasti kecewa dan bisa berujung disintegrasi bangsa, seperti halnya Timtim," kata Agustinus, wakil pemuda NTT.Sementara menurut pengacara Tibo cs, Petrus Bala, masih ada harapan Tibo cs tidak dieksekusi. Sebab polisi masih mengusut 15 orang lain yang diduga terlibat kasus kerusuhan Poso."Tibo cs dapat mengajukan permintaan untuk tidak dieksekusi sebelum semua orang yang diduga terlibat juga dihukum," jelas Petrus Bala.Sedangkan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Flores Timur Silvester Denon Sabon menilai eksekusi Tibo cs tidak berdasar pada suatu telaah hukum yang benar."Mereka adalah orang dari masyarakat kecil, orang kecil, bagaimana mungkin mereka melakukan skenario atau membuat kerusuhan," cetusnya.Silvester berharap mata hati pemerintah sebagai pengambil keputusan dapat terbuka lebar agar dapat membebaskan Tibo cs."Masyarakat Flores Timur akan bersama-sama dengan masyarakat NTT terus berjuang dan mendesak pemerintah membebaskan Tibo cs," katanya.
(sss/)











































