ADVERTISEMENT

Bareskrim Mulai Penyidikan Kasus Dugaan Penggelapan Polis WanaArtha

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 18:31 WIB
Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
Ilustrasi Bareskrim Polri (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri sedang mengusut kasus dugaan penggelapan WanaArtha Life. Polisi mengatakan kasus ini sudah dinaikkan ke tingkat penyidikan.

"Kemudian dapat kami sampaikan juga update terkait dengan perkembangan dugaan penggelapan WanaArtha. Bahwa penanganan kasus WanaArtha sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan," kata Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Gator Repli Handoko dalam konferensi pers, Jumat (17/6/2022).

Gatot mengatakan kasus ini bermula dari tiga laporan polisi, yakni yang pertama LP B/0476.VIII.2020/Bareskrim tanggal 5 Agustus 2020. Kemudian, LP B/0606/X/2020/Bareskrim tanggal 23 Oktober 2020, dan LP B/0108/II/2021/Bareskrim tanggal 16 Februari 2021.

"Surat perintah penyidikan, nomor yang pertama adalah SP.Sidik/89/I/Res.1.24/2022/Dittipideksus tanggal 1 Januari 2022, kemudian yang kedua adalah SP.Sidik/895.XI/Res1.24/2022/Dittipideksus tanggal 25 November 2021, kemudian yang ketiga SP.Sidik/621.VII/Res1.24.2021/Dittipideksus," katanya.

Gatot mengatakan penyidik juga sudah memeriksa 57 orang, yang terdiri dari 40 pemegang polis, 14 agen, dan tiga direksi.

"Kemudian kedua telah dilakukan penggeledahan dan analisa bukti digital, kemudian ketiga adalah melakukan penyitaan barang bukti polis, alat bukti digital, rekening koran, dan lain-lainnya," ujarnya.

Dia mengatakan penyidik juga akan memeriksa pihak direksi hingga ahli ketenagakerjaan pada kasus ini.

"Selanjutnya penyidik akan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap direksi, ahli asuransi, korporasi dan ahli ketenagakerjaan, serta akan melakukan gelar perkara," katanya.

Gelar perkara dilakukan, katanya, untuk dikenai Pasal 75 UU nomor 40 tahun 2014 terkait penyampaian informasi tidak benar kepada pemegang polis dan Pasal 76 terkait dengan penggelapan premi asuransi dan Pasal 81 juncto 82 terkait korporasi asuransi.

Lihat juga video 'Nasabah WanaArtha Ngamuk Usai Sidang Vonis Jiwasraya':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT