ADVERTISEMENT

Catut Wakapolres Jakbar, 2 Napi Menipu-Minta Uang ke Pengusaha

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 12:49 WIB
Ilustrasi Penipuan Online
Foto: shutterstock
Jakarta -

Nama Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso dicatut untuk penipuan. Pelaku, dua orang narapidana menggunakan nama Bismo untuk menipu dan meminta-minta sumbangan kepada pengusaha.

"Kedua pelaku melakukan penipuan dengan mencatut/mengedit data Wakapolres yang dulu pernah menjabat sebagai Kapolres di Ciamis dan Majalengka. Pelaku kemudian meminta uang kepada pengusaha-pengusaha di kawasan tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi Harsono kepada wartawan, Jumat (17/6/2022).

Kedua pelaku berinisial SE dan MR. Keduanya saat ini masih berstatus sebagai narapidana dan mendekam di sebuah lapas. Polisi enggan membeberkan lokasi lapas tempat kedua pelaku tersebut ditahan.

Joko mengatakan para pengusaha menjadi sasaran penipuan pelaku. Salah satu yang hampir menjadi korban diketahui merupakan pengusaha tenda.

"Pelaku mendapatkan kontak para pengusaha berdasarkan penelusuran di Google," jelas Joko.

Pelaku menghubungi korban seolah-olah sebagai AKBP Bismo. Dalam upaya penipuan kepada pengusaha tenda, pelaku berdalih telah mengirimkan sejumlah uang lebih dari harga yang disepakati dalam transaksi penyewaan tenda.

Korban yang merasa curiga lalu berkoordinasi dengan AKBP Bismo selaku Wakapolres Metro Jakarta Barat. AKBP Bismo lalu menegaskan tidak pernah bertransaksi dan mengirimkan uang kepada pengusaha tenda tersebut.

"Para korban setelah melakukan pengecekan tidak ada sama sekali uang transferan yang masuk yang diklaim para pelaku ada kelebihan uang transfer," jelas Joko.

Polres Metro Jakarta Barat kemudian melakukan penyelidikan terkait modus penipuan tersebut. Hasil penyelidikan kedua pelaku diketahui merupakan napi.

Polres Metro Jakarta Barat berkoordinasi dengan pihak Lapas untuk memeriksa kedua napi tersebut. Saat ini kasus keduanya telah dilimpahkan ke kejaksaan.

"Proses hukum kepada kedua pelaku sudah kita sidik, berkas sudah kita kirim ke kejaksaan," pungkasnya.

Simak juga 'Krisna Mukti Bakal Diperiksa Terkait Dugaan Penipuan':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mei)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT