Dinilai Mengecewakan, BRR Bantah Pernyataan Agung

Dinilai Mengecewakan, BRR Bantah Pernyataan Agung

- detikNews
Jumat, 09 Jun 2006 22:39 WIB
Jakarta - Badan Rekonstruksi dan Rehabiliasi (BRR) Aceh dan Nias membantah pernyataan Ketua DPR Agung Laksono yang menilai buruk kinerjanya. Pernyataan Agung dinilai tidak berdasarkan data yang komprehensif di lapangan."Agung itu hanya berkunjung ke satu desa, namanya Mulia, di kecamatan Kuta Alam. Dia juga berkunjung ke dua proyek yang mungkin hasilnya kurang baik. Tidak tepat kalau hanya dengan sampel itu menilai seluruh kinerja BRR mengecewakan," ujar Kepala Komunikasi BRR, Sudirman Said, saat dihubungi detikcom, Jumat (9/6/2006).Dia menyebutkan, jumlah proyek yang ditangani BRR adalah sekitar 17.000 proyek. Sementara pernyataan Agung yang hanya didasarkan dua buah sampel proyek sangat tidak fair. Karenanya, Sudirman menyarankan Agung untuk mengumpulkan lebih banyak sampel sebelum memberikan penilaian."Kami ini membangun setengah mati untuk memenuhi harapan masyarakat. Kasihan masyarakat kalau terus digempur harapannya," tuturnya.Sudirman juga menyatakan pihaknya secara berkala melaporkan hasil yang diperoleh kepada Panitia Anggaran DPR serta Tim Panitia Pengawas DPR untuk Aceh dan Nias."Kepada mereka kami berikan hasil di lapangan. Saya kira semua pimpinan DPR tahu mandat BRR untuk 4 tahun, dan sekarang baru berjalan 1 tahun," imbuhnya.Disebutkannya, saat ini BRR telah berhasil membangun 41.734 unit rumah dari 120.000 unit rumah yang dibutuhkan, 524 unit sekolah dari 2.006 unit yang dibutuhkan, dan 113 unit fasilitas kesehatan dari 127 unit yang dibutuhkan."Ini artinya jumlah yang telah diselesaikan sebesar 30 persen untuk rumah, 25 persen untuk sekolah, 80 persen lebih untuk fasilitas kesehatan.Selain itu BRR juga telah merehabilitasi 2.000 unit tambak ikan dan udang, 60.000 hektar sawah, 147.000 unit usaha kecil dan mikro bagi masyarakat, 3 buah pelabuhan yang akan berjalan dalam waktu dekat, serta 5 buah bandara di tingkat kabupaten."9.200 tambak sudah siap beroperasi, 37.900 hektar sawah yang sudah berproduksi. Jadi total pekerjaan BRR sudah 25 persen," terangnya. (fjr/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads