ADVERTISEMENT

Roy Suryo Polisikan 3 Akun Pengunggah Meme Candi Borobudur Mirip Jokowi

Wildan Noviansah - detikNews
Jumat, 17 Jun 2022 00:10 WIB
Roy Suryo
Foto: Roy Suryo (Wildan Noviansah/detikcom)

Laporan Roy Suryo teregister di Polda Metro Jaya dengan nomor: LP/B/2970/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya. Dalam laporannya itu Roy Suryo melaporkan ketiga pemilik akun dengan Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

Roy Suryo Meminta Maaf

Untuk diketahui, Roy Suryo buka suara setelah unggahan meme patung Buddha Candi Borobudur yang diedit mirip wajah Presiden Jokowi menimbulkan polemik. Roy Suryo mengaku menyesal dan meminta maaf atas postingannya itu.

"Saya kebetulan memang belum dapat nomor dari Wu (Kevin Wu). Kalau ada saya juga ingin menyampaikan klarifikasi dan sekaligus dengan rasa tanggung jawab saya yang besar dengan sepenuh hati yang paling dalam, saya minta maaf kepada semua umat Buddha atau masyarakat yang mungkin terkena imbasnya," kata Roy Suryo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/6).

Roy Suryo mengaku tidak punya niat melecehkan umat Buddha dengan postingannya itu. Roy Suryo sendiri telah menghapus postingannya itu setelah menyadari unggahannya itu telah menimbulkan polemik.

"Gara-gara ada provokasi dan tidak ada satu niat pun saya melakukan itu. Sekali lagi kepada semua umat Buddha, memang saya akui ketika itu terjadi, saya memang menyesal juga karena ini sudah mencederai sebagian dari masyarakat Indonesia terutama umat Buddha," jelasnya.

Mantan Mepora itu mengatakan ada buzzer yang memprovokasi yang ingin menggiring opini seolah-olah ia yang mengedit stupa Candi Borobudur tersebut. Adapun saat itu Roy Suryo mengaku memposting meme itu setelah di-mention oleh seseorang.

"Jadi kenapa saya berkomentar, karena saya di-mention. Jadi bukan nggak alasan, karena saya di-mention saya jawab mention ini dengan menghaluskan, karena dia kritik dengan gambar. Saya kritik dengan kata-kata bukan dengan gambar bahwa 'kenaikan tarif Candi Borobudur pokoknya kita protes'," jelasnya.


(maa/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT