ADVERTISEMENT

Heboh Nasi Uduk Babi, Wagub DKI Usul Hanya untuk Kebutuhan Pribadi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 16 Jun 2022 22:46 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria didampingi Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi)  Iskandar Z Hartawi dan Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Gapensi DKI Jakarta Gibson Nainggolan membuka  Musyawarah Daerah (Musda) XI Gapensi DKI Jakarta di Jakarta Selatan, Kamis (19/5/22). Gapensi berharap bisa bekerjasama dengan pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk membangun kontruksi dan meningkatkan perekonomian pengusaha dan masyarakat Ibukota.
Ahmad Riza Patria (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria angkat bicara soal heboh kuliner nasi uduk berlabel Aceh di Pluit, Jakarta Utara, yang menjual lauk dendeng babi. Jika benar adanya, Riza mengusulkan lauk dendeng babi itu hanya untuk kebutuhan pribadi.

"Bangsa kita ini, Nusantara, Indonesia yang kita banggakan ini punya banyak sekali keberagaman, termasuk perbedaan suku, agama, adat, aneka kuliner, adat istiadat, etnis, budaya, bahasa, dan sebagainya," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (16/6/2022).

"Mari saling menghargai dan menghormati termasuk makanan yang ada mari kita hormati," imbuhnya.

Riza mengusulkan agar makanan tersebut hanya dimasak untuk kebutuhan pribadi. Tujuannya, sebut dia, demi menghormati adat dan budaya suatu daerah.

"Setiap daerah itu punya makanan-makanan, mari kita hormati. Kalau memang mau bikin, untuk kepentingan pribadi di rumah ya silakan saja. Kalau dijual di tempat umum, umpamanya nasi Padang dengan daging yang tidak biasa, itu kan nanti dapat menimbulkan persepsi yang berbeda," ujarnya.

Politikus Gerindra itu memandang ini bukan persoalan salah ataupun benar. Prinsipnya, kata dia, setiap masyarakat mesti menghormati satu sama lain.

"Masalah seperti ini bukan sanksi yang paling penting, tapi mari kedepankan saling menjaga, saling menghormati satu sama lain," tandasnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT