ADVERTISEMENT

Ditanya Mahasiswa, Sandiaga Jawab Siap Nyapres 2024

Gibran Maulana - detikNews
Kamis, 16 Jun 2022 13:02 WIB
Sandiaga Uno (dok. Tim Media Sandiaga Uno).
Foto: Sandiaga Uno (dok. Tim Media Sandiaga Uno).
Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendapat pertanyaan soal kesiapan Pilpres 2024. Sandiaga menyatakan siap jika memang dipanggil untuk tugas itu.

Sandiaga bertemu Mahasiswa di Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara, Kamis (16/6/2022). Salah satu mahasiswa Universitas Khairun bernama Zulkifli Zulkifli M Ahmad menanyakan kesiapan Menparekraf Sandiaga Uno untuk maju menjadi capres 2024 setelah menyinggung program Sandiaga selama menjadi menteri.

Sandiaga Uno yang duduk di kursi narasumber terkejut dengan pertanyaan tersebut. Sandiaga balik bertanya kepada mahasiswa itu. "Pertanyaannya sangat baik. Tapi kira-kira saya mau tanya dulu, pada tahun 2024 pemimpin seperti apa yang diinginkan mahasiswa Universitas Khairun dan masyarakat Indonesia secara umum?" kata Sandiaga dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (16/6/2022).

"Secara pribadi saya menjawab kriteria yang ditanyakan Bapak, sepengetahuan saya, Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada tahun 2030, tentunya hal itu membutuhkan pemimpin yang dapat menyesuaikan dengan keadaan. Terlebih saat ini kaum muda akan mengambil peran penting ke depan," ujarnya.

Mahasiswa itu disebutkan turut mengungkit sosok Sandiaga Uno. Dia berharap pemimpin ke depan dekat dengan masyarakat dan tidak menutup telinga saat mahasiswa atau masyarakat menyampaikan aspirasi dan keluhan.

Sandiaga langsung merespons pernyataan Zulkifli. Sandiaga siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.

"Kita semua bukan hanya saya, jika dipanggil untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara, NKRI jawabannya harus Siap," kata Sandiaga tegas.

Sandiaga menjelaskan, tahun 2024 akan masuk ke fase yang strategis karena bonus demografi yang didapat hanya 10 tahun lebih. Di tahun 2034 hingga 2038 bonus demografi diperkirakan akan habis.

"Kalau kita tidak membangun ekonomi kita secara kuat, maka kita kehilangan peluang menjadi negara maju dengan pendapatan ekonomi nomor 5 terbesar di dunia," katanya.

Yang kedua, lanjut Sandiaga, pemimpin yang diinginkan masyarakat harus kekinian dan bisa menangkap apa yang anak-anak muda mau. Sebanyak 55 persen dari populasi penduduk Indonesia disebut generasi Z.

"Yang bisa menangkap apa yang dimau milenial, salah satu yang diinginkan milenial, yaitu ingin menjadi entrepreneur, ingin sukses, milenial ingin mandiri, tidak ingin kerja dengan orang lain. Ketiga, dekat dengan masyarakat. Ini pertanyaan milenial terhadap pemimpinnya ke depan. Dan kalau itu pertanyaannya, jawabannya harus? Siap!" kata Sandiaga.

Simak juga 'Ijtima Ulama di Jogja Dukung Sandiaga Jadi Capres 2024':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT