ADVERTISEMENT

Regional Update

Terpopuler: Vonis 12 Tahun Alex Noerdin dan Balita Kecanduan Bensin

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 16 Jun 2022 07:49 WIB
Alex Noerdin saat membacakan pledoi saat sidang secara virtual di PN Palembang.
Foto: Prima Syahbana
Jakarta -

Sederet berita menarik menjadi perhatian di regional pada Rabu, 15 Juni 2022, sejak sore hingga malam. Di antaranya soal balita kecanduan menghirup bensin di Jawa Timur dan berita nasional yang disorot secara khusus di Sumatera Selatan tentang vonis eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Selengkapnya baca berita terpopuler enam regional berikut ini.

Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Divonis 12 Tahun Penjara

Majelis hakim menjatuhkan vonis penjara 12 tahun terhadap eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Vonis diberikan terkait kasus dugaan korupsi Masjid Sriwijaya dan pembelian gas bumi Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PD PDE) Sumsel.

Vonis tersebut disampaikan dalam sidang agenda putusan yang diketuai Hakim Yose Rizal dan digelar secara virtual di PN Tipikor Palembang. Vonis 12 tahun yang dijatuhkan tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yakni 20 tahun.

"Majelis hakim berpendapat perbuatan terdakwa telah terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan menurut hukum. Menjatuhkan hukum pidana 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar," ucap hakim di persidangan. Selain itu, JPU juga mengenakan pidana tambahan ke Alex Noerdin yakni membayar uang pengganti kerugian negara dalam kedua kasus yang menjeratnya.

Alex sendiri tidak puas dengan vonis tersebut dan mengajukan banding. Baca selengkapnya di detikSumut.

6 Polisi Resmi Tersangka Buntut Kasus Pria Tewas Usai Ditangkap

Kasus pria yang tewas usai ditangkap di Makassar berlanjut. Keenam polisi yang merupakan mantan anggota Satresnarkoba Polrestabes Makassar yang menangkap pria bernama Muh Arfandi Ardiansyah (18) itu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan status ini diungkapkan oleh Dirkrimum Polda Sulse Kombes Onny Trimurti Nugroho.

Onny menyampaikan, keenam tersangka semula merupakan anggota Satresnarkoba, kemudian dipindahkan ke bagian Yanma Polda Sulsel. Penetapan status tersangka sendiri sebenarnya sudah dilakukan sejak Jumat pekan lalu (10/6).

Meskipun tidak menyampaikan secara detail dasar dari penetapan tersangka itu, Onny menegaskan dua alat bukti telah terpenuhi. "Ada 1 alat bukti kemudian ada alat bukti lain. Jadi 2 alat bukti yang cukp," ungkapnya.

Muh Arfandi Ardiansyah sendiri tewas usai ditangkap polisi pada Minggu (15/5) dan keluarga memperkarakannya Baca selengkapnya di detikSulsel.

Berikutnya ada berita tentang balita yang kecanduan bau bensin hingga harus dibawa ke psikolog di Sampang, Jawa Timur. Lihat halaman selanjutnya.

Simak juga 'Momen Alex Noerdin Dipindah ke Rutan Palembang':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT