Wapres: Penertiban Ormas Ilegal Tak Terkait Rumsfeld
Jumat, 09 Jun 2006 14:52 WIB
Jakarta - Rencana pemerintah untuk menertibkan ormas ilegal disinyalir oleh beberapa kalangan akibat tekanan dari AS. Namun Wapres Jusuf Kalla membantahnya.Sinyalemen keterkaitan dua hal tersebut lantaran kunjungan Menteri Pertahanan AS Donald Rumsfeld ke Indonesia beberapa hari lalu. Terlebih terpidana kasus terorisme Abu Bakar Ba'syir akan dibebaskan pada 14 Juni."Tidak ada hubungannya dengan Rumsfeld dan siapa saja," cetus Kalla dalam keterangan pers rutin di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (9/6/2006).Menurut Kalla, penertiban dilakukan karena selama ini ormas tersebut telah melakukan berbagai aksi yang meresahkan masyarakat, seperti perusakan beberapa fasilitas publik.Ditambahkan Kalla, selama ini pemerintah tidak melarang pendirian ormas beraliran radikal atau keras, sepanjang tidak melanggar hukum."Jadi ini persoalannya dengan melanggar. Mau berpikir keras, silakan, asal tidak melanggar hukum," imbuh Kalla.Dasar penertiban ini adalah UU 8/1985 dan PP 18/1986 tentang ormas.
(nvt/)











































