Bom Pasuruan Ternyata Bondet

Bom Pasuruan Ternyata Bondet

- detikNews
Jumat, 09 Jun 2006 14:18 WIB
Malang - Bom yang meledak di sebuah rumah di Pasuruan dipastikan sebagai bondet, yaitu bahan peledak yang biasa digunakan nelayan untuk mencari ikan. Pemilik rumah yang sebelumnya terluka parah akibat ledakan ini, akhirnya tewas. "Setelah dilakukan penyelidikan lebih jauh, ledakan berasal dari bondet," Kata Kapolwil Malang Kombes Pol Amin Saleh saat dikonfirmasi wartawan di Markas Kepolisian Wilayah Malang (Mapolwil) Jalan Panglima Sudirman, Singosari, Malang, Jumat (9/6/2006). Menurut Kapolwil, setelah dilakukan pendalaman lebih jauh, petugas juga menemukan bom lainnya sebanyak 43 bom yang belum selesai dirakit. Dan, saat ini sudah diamankan di Polresta Pasuruan. "Untuk pengembangan lebih lanjut, kepolisian akan mengarahkan kepada sumbernya dari mana," ujar dia. Hingga saat ini polisi masih belum bisa mengarahkan kejadian bom di Pasuruan ke arah tindakan terorisme. Sebab, dari fakta sementara yang didapatkan di lapangan, keluarga dari Jordan, sang pemilik rumah, sudah lama bergelut dalam bidang alat penangkapan ikan dari bondet."Bahkan orang tua Jordan mati, juga karena bondet yang dirakitnya meledak. Selain itu saudara-saudara Jordan yang lainnya juga merakit bondet," jelas Kapolwil. Lebih lanjut Amin menjelaskan, dari hasil penyelidikan petugas terhadap Jordan, ternyata tidak ditemukan kaitan dengan jaringan Noordin M Top, gembong teroris. "Jordan tidak mempunyai hubungan dengan organisasi di luar karena sehari-hari dia menjadi nelayan," tandas dia. Sementara itu, istri korban yang melarikan diri sesaat setelah ledakan, akhirnya berhasil ditangkap jajaran Polres Pasuruan saat bersembunyi di rumah saudaranya di Pasuruan. Saat ini, Khotimah yang ditangkap Kamis (8/6/2006) malam kemarin, masih diperiksa polisi. Sementara, Jordan satu-satunya korban dalam ledakan tersebut, Kamis (8/6/2006) sekitar pukul 23.30 WIB, akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, dengan kondisi tangan kiri putus dan luka bakar pada wajah, dada dan kaki. (asy/)



Berita Terkait