Gempa Bikin Merapi Lebih Aktif

Gempa Bikin Merapi Lebih Aktif

- detikNews
Jumat, 09 Jun 2006 11:48 WIB
Yogyakarta - Gempa bumi yang terjadi di DIY dan Jateng belakangan ini membuat aktivitas Gunung Merapi lebih aktif. Gempa besar yang terjadi tanggal 27 Mei dan gempa susulan membuat posisi Merapi belum kembali ke posisi seperti sebelum tanggal 27 Mei."Gempa bumi telah membuat Merapi lebih aktif. Magma naik tiga kali lipat daripada sebelum gempa. Dan belum kembali ke posisi sebelum gempa besar," kata Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian Yogyakarta, Ratdomo Purbo, dalam konferensi pers di Bakornas Media Center, Bandara Adisucipto, Yogyakarta, Jumat (9/6/2006).Dikatakan Ratdomo Purbo, saat ini ada tren aktivitas Merapi masih naik. Dan berpegang pada komunike yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi, bahwa wilayah yang terancam awan panas dan lava pijar terbatas pada Kali Krasak, Kali Boyong dan Kali Gendol."Yang lain-lain saya kira tenang dulu. Jarak 7 km dari puncak Merapi dan 300 meter kanan kiri sungai harus dikosongkan," ujar Ratdomo.Hingga saat ini, lanjutnya, belum ada gejala penurunan aktivitas Gunung Merapi. Jadi status Merapi masih tetap Awas sampai waktu yang belum bisa ditentukan.Terkait dengan adanya pemberitaan sebuah media kemarin yang menyebutkan Gunung Merapi meletus, Ratmono membantah membantahnya. "Memang sejak 13 Mei awan panas terus keluar. Pada saat ini ada 70-80 kali awan panas. Itu bukan meletus, itu erupsi saja," katanya.Kalau kita lihat satu kali awan panas, lanjut Ratmono, kemudian kita potret, bagi mereka yang belum pernah melihat, itu merasa Merapi meletus. "Kalau itu dianggap meletus, berarti Merapi setiap meletus 70-80 kali. Padahal ini hanya erupsi awan panas biasa," tandasnya. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads