Presiden SBY Minta BPIH Jangan Beratkan Jamaah Haji

Presiden SBY Minta BPIH Jangan Beratkan Jamaah Haji

- detikNews
Jumat, 09 Jun 2006 11:04 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Menteri Agama mengkaji ulang kenaikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Presiden berharap BPIH tidak memberatkan jamaah haji."Menurut Presiden mungkin masih ada komponen yang bisa dialihkan sehingga bisa meringankan para calon jamaah haji," kata Menteri Agama Maftuh Basyuni dalam jumpa pers di Departemen Agama, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (9/6/2006).Sebelumnya pemerintah berencana menaikan BPIH sebesar US $200 dolar. Setelah dikaji, ternyata ada sejumlah pos yang pembiayaannya dapat ditanggung oleh pemerintah."Misalnya indirect cost. Dan itu bisa ditanggung pemerintah. Kita harap kenaikannya hanya US$ 100 dolar. Bahkan mudah-mudahan hanya mencapai US$ 70," tutur Basyuni.Langkah lain yang bisa dilakukan pemerintah adalah menerapkan sistem subsidi silang antarjamaah. Jamaah yang pemondokannya jauh dari Masjidil Haram, menyubsidi jamaah yang dekat dengan Masjidil Haram. "Jadi semakin jauh dengan Masjidil Haram, biayanya lebih murah dibandingkan yang dekat dengan Masjidil Haram. Memang ini tidak fair, tapi ini akan kita pertimbangkan. Jika ada sisa, nantinya akan dikembalikan kepada jamaah," jelas Basyuni.Basyuni juga mengungkapkan, saat ini pemerintah telah mendapatkan 80 persen pemondokan bagi jamaah haji tahun 2006. Dengan demikian, sebanyak ada 172 ribu jamaah yang sudah dapat ditampung. (djo/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads