ADVERTISEMENT

Giring Sentil Formula E Lagi, Singgung Politisasi Agama soal Rakyat Pesimis

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 14 Jun 2022 12:41 WIB
Giring Ganesha (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Foto: Giring Ganesha (Wilda Hayatun Nufus/detikcom).
Jakarta -

Ketua Umum PSI Giring Ganesha berbicara soal mengapa rakyat pesimistis. Giring menyinggung politisasi agama demi mencapai tujuan. Giring juga menyindir Formula E Jakarta.

Hal tersebut diungkapkan Giring dalam cuitannya di Twitter seperti dikutip Selasa (14/6/2022). Giring menyebut rakyat pesimistis karena pemimpinnya gagal memenuhi janji kemudian memakai segala cara demi mewujudkan tujuannya. Dalam cuitan yang sama, Giring menuding Formula E DKI Jakarta, yang dilaksanakan 4 Juni lalu, hanyalah acara yang memakai uang warga DKI secara berlebihan.

"Rakyat jadi pesimis ketika pemimpin gagal memenuhi janji kepada warganya namun menggunakan segala cara termasuk politisasi agama untuk mencapai tujuan. Formula E tidak lebih dari sebuah acara yang sepenuhnya menggunakan uang warga DKI secara berlebihan," kata Giring.

Giring tidak menyebut siapa pemimpin yang disinggungnya dalam cuitan itu. Cuitan Giring kemudian ramai dibahas dengan mendapat 185 retweets, 223 quote tweets dan 1,343 likes per pukul 12.25 WIB siang ini.

Soal Pesimis

Untuk diketahui, baru-baru ini Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta maaf karena Formula E mengecewakan bagi pihak yang pesimistis. Anies meminta maaf karena Formula E akhirnya bisa dilaksanakan, tidak seperti mereka yang pesimistis.

"Saya kemarin sampaikan minta maaf kepada sebagian yang karena Formula E kemarin mengecewakan," kata Anies di Rapat Kerja Nasional I Al Jam'iyatul Washliyah di Hotel Mercure Ancol, disiarkan UMTC Channel, diakses detikcom, Senin (13/6/2022).

"Mengecewakan kepada orang-orang yang pesimis bisa terjadi, hehehe..." kata Anies sambil tertawa kecil di ujung kalimatnya.

Acara itu sendiri digelar pada Sabtu (11/6) lalu. Anies berbicara di mimbar sembari menyampaikan syukur karena Jakarta mulai ramai lagi. Formula E adalah gelaran yang sudah selesai diselenggarakan di Jakarta, disiapkan di masa pandemi COVID-19.

"Yang pesimis (dengan Formula E) ini kecewa sekali. Mohon maaf lho ini, mengecewakan. Kita sebetulnya ingin membahagiakan semua orang, tapi ada yang kecewa," kata Anies.

Kritik Giring Sebelumnya

Giring memang dikenal sebagai salah satu politikus yang kritis terhadap ajang Formula E Jakarta. Usai penyelenggaraan balapan selesai, dia mempertanyakan indikator keberhasilan gelaran Formula E.

"Berhasil lihatnya dari mana? Apakah dilihat dari jumlah penontonnya, apakah dilihat dari jumlah keuntungannya, apakah dilihat dari dampak ekonominya ke masyarakat di sekitar dan masyarakat DKI Jakarta," kata Giring di kawasan Kuningan Jakarta, Senin (6/6) lalu.

Menurut Giring, indikator kesuksesan Formula E Jakarta bukan hanya soal keramaian dan ingar bingar. Kesuksesan, katanya, lebih dari itu. Giring juga menganggap Formula E Jakarta bukan program prioritas bagi warga Ibu Kota. Giring menyebut masih banyak masalah lain di Jakarta yang harus dituntaskan.

Giring berbicara soal aksinya kejeblos di kawasan yang kini menjadi sirkuit Formula E Ancol, Jakarta. Dia menyebut harusnya panitia Fomula E dkk berterima kasih kepada dirinya. Menurut Giring, pembangunan sirkuit Formula E termotivasi oleh aksinya mengecek langsung lokasi hingga kejeblos.

"Justru kemarin kita kawal sampai saya kejeblos itu mereka harusnya berterima kasih karena kalau waktu itu saya tidak kawal, saya tidak kejeblos, mungkin mereka akan leha-leha dan acaranya mungkin nggak jadi-jadi," kata Giring.

Simak Video 'Anies: Mohon Maaf Formula E Mengecewakan Bagi yang Pesimis':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT