ADVERTISEMENT

Takziah ke Ridwan Kamil, Muzani Sampaikan Duka Prabowo Subianto

Gibran Maulana - detikNews
Selasa, 14 Jun 2022 10:36 WIB
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani takziah ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (dok. Istimewa).
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani bertakziah ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani bertakziah ke kediaman pribadi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Desa Cimaung, Kabupaten Bandung, Senin (13/6) malam. Muzani menyampaikan pesan dukacita dan simpati yang mendalam dari Prabowo Subianto dan keluarga besar Partai Gerindra kepada Ridwan Kamil atas berpulangnya Emmeril Kahn Mumtadz.

Kunjungan Muzani ke kediaman Ridwan Kamil didampingi anggota DPR Komisi X Fraksi Gerindra Himmatul Aliyah dan anggota DPR Komisi II H Sodik Mujahid. Turut hadir sejumlah pengurus DPD Gerindra Jawa Barat.

"Pak Prabowo menyampaikan dukacita yang mendalam atas musibah ini. Ini adalah musibah dan beban yang tidak ringan. Beliau turut merasakan hal itu. Pak Bowo berdoa Kang Emil dan keluarga kuat, tabah, dan ikhlas dalam menghadapi ujian ini. Karena itu, saya diminta menemui Kang Emil dan menyampaikan pesan ini," kata Muzani dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (14/6/2022).

Menurut Muzani, tidak semua orang mampu menghadapi cobaan yang begitu berat seperti yang dialami Ridwan Kamil. Muzani mengatakan Ridwan Kamil sudah mulai tersenyum sebagai tanda ikhlas.

"Saya tidak tahu rahasia apa di balik musibah itu. Sehingga begitu banyak simpati dan empati datang dari jutaan orang. Saya tidak bisa membalas apa-apa kecuali dengan ucapan terima kasih dan doa," ujar Muzani menirukan Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil, dalam keterangan Muzani, menyampaikan terima kasih atas dukungan moril yang diberikan. Ridwan Kamil mengaku sudah ikhlas atas kepulangan putranya sebelum jasadnya pun ditemukan. Ridwan Kamil disebut juga menyampaikan terima kasih atas dukungan doa dari Prabowo dan keluarga besar Partai Gerindra.

"Jadi hari ini kami itu posisi batinnya sudah paripurna, sudah ikhlasnya. Kalau sebelum (jasadnya) ketemu, juga sudah ikhlas, tapi masih ada mengganjal karena hak-haknya belum disempurnakan untuk pulang," kata Ridwan Kamil.

"Seperti memandikan, mengkafani, menyolati, dan menguburkan," imbuh mantan wali kota Bandung itu.

Simak Video 'Melihat Lagi Momen Melepas Eril ke Peristirahatan Terakhirnya':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/fjp)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT