ADVERTISEMENT

Di Sidang, Saksi Ungkap Detik-detik Dokter Bakar Bengkel Tangerang

Khairul Ma'arif - detikNews
Senin, 13 Jun 2022 18:51 WIB
Sidang dokter bakar bengkel di Tangerang (Foto: Khairul/detikcom)
Sidang dokter bakar bengkel di Tangerang (Khairul/detikcom)
Tangerang -

Sidang lanjutan terdakwa Merry Anastasia, pembakar bengkel di Cibodas, Kota Tangerang, berlanjut hari ini. Sidang hari ini beragendakan pemeriksaan saksi dari pihak terdakwa.

Saksi yang dihadirkan bernama Yahya Juhaya (52), seorang penjual sayur yang letaknya berdekatan dengan bengkel yang diduga dibakar. Sidang dilangsungkan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

Dalam persidangan, Yahya mengaku sedang berjualan dari pukul 18.00 WIB hingga pukul 06.00 WIB. Ia menyebut ruko sayur yang dijaganya bersebelahan dengan bengkel yang dibakar.

"Saya berjaga dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi sendirian karena sistemnya shift. Nempel," kata Yahya dalam sidang, Senin (13/6/2022).

Yahya menuturkan, pada saat kejadian, yaitu 6 Agustus 2021, pukul 23.20 WIB, ada mobil berwarna hitam yang terparkir di depan bengkel. Orang dari dalam mobil tersebut kemudian turun dan memasuki bengkel.

"Melihat Leon (keluar). Kenal karena posisi saya kerja kan tidak jauh dari bengkel. Sebelum kejadian, pernah komunikasi juga pas (Leon) merokok di depan bengkel hampir setiap hari pukul 19.00-18.00 WIB," tambahnya.

Yahya mengungkapkan, saat keluar dari mobil, Leon tampak tergesa-gesa masuk ke bengkel. Ia mengungkapkan, saat itu Leon tampak membawa tentengan di kedua tangannya.

"Tapi saya tidak tahu itu apa yang ditentengnya," ucapnya.

Sementara itu, Yahya juga melihat seorang wanita yang pada saat itu belum dikenalinya keluar dari pintu sopir. Keluarnya ini hanya untuk menutup pintu penumpang sebelah kiri yang kondisinya agak sedikit terbuka.

"Lima sampai 10 detik yang perempuan menjalankan mobil ke depan ke Gajahmada toko herbal tapi tidak pergi ke mana-mana," tuturnya.

Saat Leon, yang juga menjadi korban kebakaran bengkel, masuk, Yahya mengaku mendengar suara gemuruh dari dalam bengkel. Menurutnya, berselang sekitar 10 menit Leon ke luar dari dalam untuk mematikan api yang berada di luar bengkel.

"Suara gemuruh. Saya melihat almarhum (Leon) sedang mematikan api dengan menginjak-injaknya. Suara gemuruh semakin besar saya tetap dagang cuman saya ke seberang lari memindahkan motor," ungkapnya.

Menurutnya, sumber api berasal dari dalam bengkel tersebut dan pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar 30 menit sesudahnya. Pada saat ini, Yahya sudah tidak memperhatikan Merry yang saat itu belum dikenalinya ke mana karena kondisinya sudah mulai dipadati warga sekitar.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT