ADVERTISEMENT

Legislator Sumbar Kecam Usaha Nasi Padang Babi: Ganti Nama!

Zhacky - detikNews
Jumat, 10 Jun 2022 15:15 WIB
Ketua bidang Hukum DPP Golkar 2019-2024 John Kenedy Azis.
John Kenedy Azis (Foto: dok. fraksigolkar.or.id)
Jakarta -

Anggota DPR RI dapil Sumatera Barat (Sumbar) II, John Kenedy Azis, mengecam usaha kuliner nasi Padang dengan lauk babi. John mendesak usaha kuliner tersebut mengganti nama.

"Saya terus terang saja, saya sangat menyesalkan ada oknum yang membuat nasi Padang babi, apa namanya, Babiambo. Ambo itu (artinya) kan saya, saya babi," kata John kepada wartawan, Jumat (10/6/2022).

Anggota DPR kelahiran Padang itu menjelaskan masyarakat Minangkabau memiliki filosofi hidup yang identik dengan Islam. John menegaskan bahwa babi haram hukumnya bagi umat Islam.

"Filosofi hidup kami itu, pegangan hidup kami itu, Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah. Kitabullahnya itu Al-Qur'an. Al-Qur'an itu kitabnya orang Islam. Orang Islam haram makan babi," katanya.

"Jadi saya minta rumah makan itu ditutup atau diganti namanya. Janganlah pakai nama itu," kata anggota DPR Fraksi Golkar itu.

John menganggap penggunaan daging babi sebagai bahan dasar nasi Padang seolah menjelekkan orang Minang. Dia meminta agar seluruh pihak menghargai nilai-nilai masyarakat Minangkabau.

"Menghargailah, toleransi terhadap orang Minang. Orang yang dari umat (agama) lain saja tidak ada yang terang-terangan seperti itu. Jadi seperti mendiskreditkan orang Minang, orang muslim Minang," kata anggota Komisi VIII DPR itu.

Simak video 'Pemilik Usaha Kuliner Nasi Padang Babi Dibawa ke Polsek Kelapa Gading':

[Gambas:Video 20detik]



Simak di halaman berikutnya hasil penelusuran detikcom terkait lokasi usaha nasi Padang babi dimaksud.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT