ADVERTISEMENT

Truk ODOL Melintas Tiap Hari di Jl Syekh Nawawi? Ini Kata Dishub Banten

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 08 Jun 2022 22:27 WIB
Truk Melintas di Jalan Syekh Nawawi Al Bantani Banten
Truk-truk melintas di Jalan Syekh Nawawi Banten (Bahtiar/detikcom)
Serang -

Truk-truk setiap hari lalu-lalang di depan Kawasan Pusat Pemerintahan Pemprov Banten hingga Polda Banten sepanjang Jalan Syekh Nawawi Al Bantani. Truk tersebut membawa tumpukan tanah dari arah Pandeglang.

Dari pantauan detikcom, truk-truk itu melintas di Jalan Syekh Nawawi, dari hingga malam hari. Beberapa truk bahkan ada yang terparkir di pinggir jalan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Tri Nurtopo mengatakan pihaknya harus didampingi oleh kepolisian jika harus menindak truk-truk tersebut. Selain itu, pihaknya tidak bisa langsung menyimpulkan truk tersebut kelebihan muatan atau overdimension overloading (ODOL).

"Aturannya bahwa itu ODOL atau enggak harus mengukur di lapangan, dalam peraturannya juga kan harus dicek oleh kepolisian," kata Tri kepada wartawan di Serang, Rabu (8/6/2022).

Menurut Tri, pihaknya tidak bisa menindak truk-truk tersebut apakah melanggar atau tidak. Yang jelas berdasarkan aturan, memang perlu ditimbang.

Sebelum pandemi COVID-19, Dishub dan kepolisian memang pernah menindak truk ODOL yang sering lewat di Jalan Syekh Nawawi. Ada beberapa mobil yang ditahan dan diproses hukum.

"Beberapa ditahan, disidang, ditahan, sampai situ saja, kita sudah tidak bisa apa-apa lagi," ujarnya.

Soal adanya truk ODOL yang berhenti pinggir jalan, Tri menyebut itu memang mengganggu. Padahal Dishub sudah memasang pembatas tapi digeser oleh mereka.

"Cuma digeser-geser lagi, banyak yang marker dan menggeser-geser, harus ditutup lagi," ujarnya.

Karena kondisi semakin ramai, Dishub berjanji akan melakukan penindakan kembali. "Saat ini masih fokus yang lain dulu, nanti kami infokan kembali," pungkasnya.

Terpisah, Dirlantas Polda Banten Kombes Budi Mulyanto mengatakan jika ada pelanggaran pihaknya akan menindak truk ODOL yang melintas di Jalan Syekh Nawawi.

"Pelanggaran ya ditindak, ini prinsipnya," ujarnya saat dimintai konfirmasi melalui pesan WhatsApp.

(bri/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT