ADVERTISEMENT

Gibran-Direktur LV Bahas Kolaborasi Batik Solo Jelang Java in Paris

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Rabu, 08 Jun 2022 21:24 WIB
Gibran dan Direktur Louis Vuitton
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mempromosikan produk dalam negeri, yakni batik, dalam kunjungannya ke Paris, Prancis. Bahkan, ia sempat berbincang dengan Secretaire General LVMH sekaligus Direktur Louis Vuitton (LV) Marc Antoine Jamet untuk membicarakan potensi kolaborasi pengrajin lokal dengan rumah mode ternama dunia tersebut.

Sebagaimana diketahui, LVMH merupakan sebuah grup yang menaungi merek barang mewah asal Paris, mulai dari Louis Vuitton, Dior, Sephora, Tiffany & Co., Fendi, dan lainnya. Dalam pertemuan ini, Gibran turut didampingi oleh Ketua TP-PKK Solo Selvi Ananda serta Dubes RI untuk Prancis, Andorra, Monako, dan UNESCO Mohamad Oemar.

Adapun pertemuan ini dilakukan Gibran yang tengah menghadiri pembukaan program 'Java in Paris' hari ini. Dalam kesempatan ini, Gibran juga menawarkan Marc untuk dikirimi beberapa contoh batik yang bisa dipakainya ke beberapa acara berbeda.

"Jika berkenan, saya juga akan kirimkan beberapa contoh bahan batik yang bisa Anda rasakan sendiri. Ada banyak jenis untuk siang hari, makan malam, pertemuan dan acara lain," ujar Gibran dalam keterangannya, Rabu (8/6/2022).

Gibran berharap pertemuan ini bisa menjadi awal terbukanya kerja sama untuk memanfaatkan potensi batik di berbagai merek ternama dunia.

Tawaran ini pun disambut oleh petinggi grup Louis Vuitton tersebut. Bahkan, Marc turut menyatakan kekagumannya pada proses pembuatan batik yang terbilang cukup rumit.

ShopeeFoto: dok. Istimewa

"Batik merupakan produk Indonesia yang sangat luar biasa, sangat menarik. Batik menjadi jantung dari Indonesia. Saya kagum dengan proses pembuatannya hingga 10 langkah dalam satu hari untuk membuat sebuah pakaian," ungkap Marc.

Ia juga menyampaikan kemungkinan kolaborasi antara batik Solo dengan brand yang dinaunginya, Louis Vuitton.

"Kita harus bekerja sama kemudian akan kita teliti lebih lanjut dan mengatur beberapa pertemuan untuk kemungkinan kolaborasi di masa depan dengan brand kami," lanjut Marc.

Kolaborasi Warisan Budaya RI dengan Brand Fesyen Dunia

Sebelumnya, warisan budaya Indonesia juga telah berkolaborasi dengan brand fesyen ternama dunia pada tahun 2020 lalu. Kain tenun Endek Bali karya Achmad Nur Hasim berkolaborasi dengan Dior untuk koleksi Summer/Spring 2021.

Dior secara resmi mengontrak Kain tenun Endek Bali, sebagai warisan budaya fashion dunia. Melihat kesuksesan kain tenun Endek Bali yang berkolaborasi dengan merek fesyen dunia, maka bukan tidak mungkin batik yang sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya pun mendapatkan kesempatan yang sama.

Apalagi, industri batik merupakan salah satu lini yang berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, industri batik yang didominasi oleh UMKM mampu menyerap 200 ribu tenaga kerja dari 47 ribu unit usaha di seluruh Indonesia. Bahkan, capaian ekspor dari industri batik nasional pada tahun 2020 mencapai angka US$ 532,7 juta.

Sebagai informasi, rangkaian acara 'Java in Paris' akan dibuka malam ini pukul 19.00 waktu Paris dengan pertunjukan budaya koreografi Eko Pece dan penampilan penyanyi Anggun C Sasmi. Pertunjukan ini akan dilaksanakan di jalan utama Rue de Rivoli yang akan ditutup selama 45 menit. Puluhan pekerja budaya Solo diterbangkan ke Paris untuk acara pembukaan ini.

Pertunjukan ini juga mengawali penjualan ratusan produk UMKM lokal yang lolos kurasi untuk dijual di departemen store jaringan Gallery Lafayette, Le BHV Marais di Paris mulai 8 Juni hingga 17 Juni. Program ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kota Surakarta, Shopee, KBRI Paris Prancis, dan BHV Marais dalam mempromosikan potensi UMKM lokal di kancah dunia.

(ads/ads)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT