ADVERTISEMENT

Kisah Eks Pegawai KPK Lakso Anindito Kini Kerja di LSM Swiss

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 08 Jun 2022 16:17 WIB
Eks pegawai KPK usai beres-beres meja (Azhar-detikcom)
Eks pegawai KPK Lakso Anindito setelah beres-beres meja. (Azhar/detikcom)
Jakarta -

Lakso Anindito adalah satu dari deretan pegawai KPK yang dipecat karena tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK). Setelah dipecat dari KPK, kini Lakso bekerja dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berbasis di Swiss.

Dikutip dari laman resmi Basel Institute, Rabu (8/6/2022), Lakso Anindito bergabung dengan Basel Institute on Governance pada Juni 2022 sebagai Technical Lead INTEGRITAS/Basel Institute. Di sana ia akan memimpin technical engagement dari Basel Institute di Indonesia sebagai bagian dari program USAID INTEGRITAS di Indonesia.

Ini termasuk program yang terkait dengan badan usaha milik negara (BUMN), kepatuhan sektor swasta, inspektorat pemerintah, dan Mekanisme Pelaporan Tingkat Tinggi. Lakso akan bekerja sama dengan tim Green Corruption, Compliance and Collective Action dari Basel Institute.

Sebelum bergabung dengan Basel Institute, Lakso adalah penyidik dan ahli hukum selama 11 tahun di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kantor Kepresidenan (UKP4 dan Badan REDD+).

Di KPK, Lakso menangani program dengan fokus pada tanggung jawab pidana korporasi dan pengurangan risiko dalam pengelolaan sumber daya alam. Lakso juga pernah menyelidiki kasus-kasus penting di Indonesia, termasuk kasus pertama pertanggungjawaban pidana korporasi pencucian uang di KPK dan kasus-kasus yang melibatkan pejabat tinggi.

Lakso menjadi salah satu pegawai KPK yang tak lolos tes TWK. Usai dipecat, Lakso sempat menjadi Sekjen IM57+ Institute yang menjadi wadah bagi para pegawai KPK yang dipecat karena tak lolos TWK.

Lihat juga Video: Eks Jubir KPK: KPK Sekarang Full of Controversy dan Banyak Gimik

[Gambas:Video 20detik]



(rdp/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT