ADVERTISEMENT

Evaluasi Dishub 2 Hari Uji Coba Perluasan Gage: Volume Lalin Menurun

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 08 Jun 2022 16:10 WIB
Waktu ganjil genap Jakarta hanya berlaku pada hari kerja, yakni Senin sampai Jumat. Ganjil genap Jakarta tidak berlaku di akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu.
Ilustrasi ganjil genap (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengevaluasi penerapan ganjil genap di 26 ruas jalan selama dua hari terakhir. Hasilnya, volume kendaraan mulai mengalami penurunan jika dibandingkan dengan kondisi minggu lalu.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan evaluasi itu berdasarkan hasil pemantauan petugas di sejumlah titik.

"Volume lalu lintas itu turun. Dari sebelumnya sekitar 134.600 kendaraan yang melintas di 18 titik itu, turun menjadi 129.900 kendaraan," kata Syafrin kepada wartawan, Rabu (8/6/2022).

Selain itu, Syafrin menjelaskan terjadi peningkatan kecepatan kendaraan hingga 3 persen. Kendaraan pun, kata dia, bisa melintas dengan kecepatan rata-rata 30 km per jam.

"Demikian pula halnya dengan kecepatan rata-rata kendaraan dua hari kemarin itu ada peningkatan. Jadi sekarang untuk kecepatan rata-rata kita itu sudah 30 km per jam. Nah, ada peningkatan sebesar 3,18 persen dari sisi kecepatan kendaraan yang ada," jelasnya.

Syafrin menjelaskan mulai pekan depan akan diterapkan sanksi di 26 ruas jalan ganjil genap. Dia berharap masyarakat sudah terbiasa dengan kebijakan ini.

"Sesuai dengan hasil koordinasi kami dengan Pak Dirlantas bahwa untuk sanksi itu akan dilakukan hari Senin minggu depan. Kenapa? Memang perlu dilakukan tindakan humanis persuasif di lapangan," ujarnya.

"Tujuannya adalah pada minggu depan tidak ada lagi alasan, 'Pak saya belum tahu'," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah DKI Jakarta, bersama Polda Metro Jaya memberlakukan perluasan ganjil genap menjadi 26 titik di DKI Jakarta. Karena masa uji coba, belum ada sanksi tilang di 13 ruas jalan baru.

"Kemudian tanggal 6-12 Juni selama seminggu kita akan melaksanakan uji coba," tutur Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo, Jumat (27/5).

Sambodo mengatakan akan ada tindakan kepada pelanggar selama masa uji coba. Namun tidak sampai memberi tilang.

"Uji coba dalam arti, ketika ada pelanggaran di 13 kawasan yang baru tersebut, tidak langsung kita berikan tindakan dengan tilang, tapi kita laksanakan dengan peneguran," kata Sambodo, Senin (30/5/2022).

"Artinya anggota sudah berjaga, kemudian kalau ada yang melanggar, kita berhentikan, kemudian kita lakukan peneguran," sambungnya.

Berikut ini daftar 26 lokasi ganjil-genap yang dirilis Ditlantas Polda Metro Jaya:

Titik Gage yang lama:
1. Jl MH Thamrin (E-TLE)
2. Jl Jenderal Sudirman (E-TLE)
3. Jl Sisingamangaraja (E-TLE)
4. Jl Panglima Polim (E-TLE)
5. Jl Fatmawati-TB Simatupang (manual)
6. Jl Tomang Raya (manual)
7. Jl S Parman (E-TLE)
8. Jl Gatot Subroto (E-TLE)
9. Jl MT Haryono (manual)
10. Jl HR Rasuna Said (E-TLE)
11. Jl DI Panjaitan (E-TLE)
12. Jl Ahmad Yani (manual)
13. Jl Gunung Sahari (E-TLE)

Titik Gage yang baru:
1. Jl Pintu Besar Selatan (manual)
2. Jl Gajah Mada (manual)
3. Jl Hayam Wuruk (E-TLE)
4. Jl Majapahit (manual)
5. Jl Medan Merdeka Barat (E-TLE)
6. Jl Suryopranoto (manual)
7. Jl Balikpapan (manual)
8. Jl Kyai Caringin (manual)
9. Jl Pramuka (manual)
10. Jl Salemba Raya sisi Barat (manual)
11. Jl Salemba Raya sisi Timur-Simpang Paseban-Simpang Diponegoro (manual)
12. Jl Kramat Raya (manual)
13. Jl Stasiun Senen (E-TLE)

(taa/yld)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT