ADVERTISEMENT

Wapres Ma'ruf Amin Borong Hasil Karya Kampung Batik Cibuluh Bogor

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Rabu, 08 Jun 2022 16:05 WIB
Wapres Maruf Amin ditemani Wakil Wali Kota Bogor Didie Rachim berkunjung ke Kampung Batik Cibuluh, Kota Bogor.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin ditemani Wakil Wali Kota Bogor Didie Rachim berkunjung ke Kampung Batik Cibuluh, Kota Bogor. (Rizky Adha Mahendra/detikcom)
Jakarta -

Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin mendatangi Kampung Batik di Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Kedatangannya untuk meninjau aktivitas produksi batik di sana.

Dia nampak datang bersama Wakil Wali Kota Bogor Didie Rachim dan Ketua Baznas Noor Achmad. Kedatangan mereka disambut warga sekitar.

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (8/6/2022), kedatangan Ma'ruf Amin di Kampung Batik Cibuluh disambut sorak anak-anak di sekitar lokasi. Dia tampak berjalan menuju lokasi didampingi Paspampres.

Setelah meninjau lokasi, Ma'ruf Amin bersama Baznas membagikan sejumlah bingkisan kepada warga. Terlihat beberapa warga memanggil nama Ma'ruf Amin.

"Pak Ma'ruf... Pak Ma'ruf," kata salah satu warga di lokasi, yang disambut dengan lambaian tangan Ma'ruf Amin.

Ketua Baznas Noor Achmad merasa senang Ma'ruf Amin berkenan untuk mengunjungi lokasi yang menjadi kawasan binaannya.

"Alhamdulillah kita kedatangan Wapres untuk meninjau Kampung Batik Cibuluh. Beliau sangat berkenan sekali karena melihat ciri khas batiknya sangat menarik," kata Noor setelah meninjau Kampung Batik Cibuluh bersama Ma'aruf Amin.

Noor mengatakan Ma'ruf Amin tertarik dengan produk yang ada di Kampung Batik Cibuluh. Ma'ruf Amin disebut memborong lima produk yang ada di sana.

"Pak Wapres juga sangat tertarik dengan batik yang ada di sini. Buktinya, beliau langsung memborong lima batik. Ini bagus ini bagus, berarti beliau sangat tertarik dengan batik ciri khas dari Cibuluh ini," jelasnya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyebut Ma'ruf Amin berkeinginan menjadikan produk di Kampung Batik Cibuluh sebagai fesyen.

"Mungkin ada produk fesyen yang bisa menjadi dukungan untuk nanti jadi produk yang bisa dipasarkan di Sarinah misalnya," ungkapnya.

"Jadi beliau juga concern ke sana. Jadi selain penahanan tentang desain dan fesyen, juga pemasarannya. Insyaallah juga nanti dibantu juga degan Baznas untuk terus bisa mengembangkan pasar yang lebih luas," tambah Dedie.

(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT