ADVERTISEMENT

Kena Banjir, Warga di Kampung Melayu Berharap Sungai Segera Dinormalisasi

M Hanafi - detikNews
Selasa, 07 Jun 2022 14:18 WIB
Situasi di Kebon Pala, Kampung Melayu (Hanafi-detikcom)
Foto: Situasi di Kebon Pala, Kampung Melayu (Hanafi-detikcom)
Jakarta -

Banjir terjadi di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, pagi tadi. Meski mengaku sudah terbiasa dengan banjir, warga tetap berharap normalisasi sungai dan pemindahan atau relokasi warga terdampak banjir segera dilakukan.

Ketua RT 13/RW 07 Kebon Pala, Kampung Melayu, Sanusi, mengatakan warganya tidak ada yang mengungsi meski ketinggian air hingga mencapai leher orang dewasa. Menurutnya, ketinggian air tersebut masih dalam kategori biasa.

"Udah biasa. Nggak ada persiapan. Biasa aja. Warga nggak kaget. Seleher aja pada nggak ngungsi. Kecuali balita sama lansia," ujar Sanusi di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Selasa (7/6/2022).

Situasi di Kebon Pala, Kampung Melayu (Hanafi-detikcom)Situasi di Kebon Pala, Kampung Melayu (Hanafi-detikcom)

Dia mengatakan banjir sudah sering terjadi di wilayahnya. Menurutnya, banjir yang sering terjadi ialah banjir kiriman dari Bogor. Dia mengatakan banjir tadi pagi mulai naik sejak Senin (6/6) pukul 22.00 WIB.

"Banjir di sini banyak kiriman, walaupun curah hujan sedikit, kalau di Bogor banyak (curah hujan) di sini pasti banjir. Kemarin jam 22.00 WIB malam," ujarnya.

Sanusi mengatakan ketinggian air mencapai puncaknya pada Selasa (7/6) pukul 07.00 WIB. Dia mengatakan air sempat naik hingga 1,25 meter.

"Langsung saja kita sebar di WA grup Warga nih, sebar jam sekian air bakal naik. Jam 22.00 WIB udah mulai datang. Puncaknya jam 07.00 WIB tadi pagi. Agak lambat naiknya. Nggak (tinggi), rendah 1,25 meter." kata Sanusi.

Sanusi mengatakan Sungai Ciliwung di sekitar permukiman warga harus segera dinormalisasi. Dia mengatakan ada pendangkalan yang terjadi di aliran sungai.

"Harapannya biar cepat di normalisasi kali, kayak di Kampung Pulo. Udah mulai dangkal kalinya," kata Sanusi.

Situasi di Kebon Pala, Kampung Melayu (Hanafi-detikcom)Situasi di Kebon Pala, Kampung Melayu (Hanafi-detikcom)

Sanusi menyebut warganya sempat berdiskusi soal relokasi warga yang terdampak banjir ke Rusun Pasar Rumput, Manggarai. Namun, belum ada realisasi dari pemerintah.

"Tahun kemarin (ditawarin). Nggak ada syarat apa-apa, yang terdampak aja. Belom ada yang pindah. Baru dirapatin RW aja. Warga kebetulan ada yang mau. Nama-namanya sudah ada. Tinggal tindak lanjutnya saja ini," ucapnya.

Warga bernama Firmansyah (40) juga berharap normalisasi dilakukan. Dia juga menyebut pemerintah perlu membangun tanggul penahan banjir.

"Mungkin untuk sementara dipasang tanggul dulu kali, mungkin kayak di Kampung Pulo begitu," ucap Firmansyah.

Dia juga berharap pemerintah segera merelokasi warga ke rusun. "Kalau harapan saya sih dibikin perumahan kaya rusun. Ada alternatif bisa pindah," ujar Firmnsyah.

Lihat juga video 'Penampakan Rumah Warga di Puncak Bogor Diterjang Luapan Ciliwung':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT