ADVERTISEMENT

Waket MPR Minta Pemerintah Optimalkan Wisata Daerah

Angga Laraspati - detikNews
Senin, 06 Jun 2022 21:30 WIB
Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat menilai kemajuan sebuah daerah akan membangun optimisme dan memantik banyak inspirasi menyongsong Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, Rerie, sapaan akrabnya, mengatakan pengembangan sektor wisata untuk kemajuan daerah adalah sebuah keniscayaan.

"Tingkatkan kreativitas untuk mengoptimalkan potensi wisata daerah lewat kolaborasi yang baik sesama anak bangsa dengan selalu berpijak pada nilai-nilai kebangsaan yang kita miliki," kata Rerie dalam keterangannya, Senin (6/6/2022).

Saat menutup Bimbingan Teknis Kemenparekraf hari ini, Rerie menuturkan pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang dapat diandalkan dalam pemulihan ekonomi nasional pascapandemi.

Industri pariwisata nasional juga sangat mengandalkan ragam potensi yang dapat disajikan kepada para wisatawan. Apalagi, Indonesia selama ini mengandalkan obyek wisata alam, pantai, religi, dan sejarah. Namun, atraksi budaya juga tak harus tetap dikembangkan.

"Selain itu, Indonesia juga memiliki kekayaan kuliner dan seni budaya. Kreativitas masyarakat di sekitar obyek wisata, harus ditingkatkan sehingga memperbesar peluang dalam menarik sebanyak mungkin wisatawan ke daerah masing- masing," ujar Rerie.

Karena menurutnya kehidupan setelah pandemi dengan terobosan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus terjadi, tidak akan kembali normal seperti sedia kala.

"Segala sesuatu menjadi tidak pasti, permasalahan menjadi kompleks, lingkungan bisnis dan kegiatan ekonomi terus bergejolak. Kenyataan itu tidak boleh menghentikan setiap inisiatif untuk terus bertumbuh," tegasnya.

Rerie meminta seruan bangkit dari keterpurukan akibat pandemi harus terus digaungkan diikuti dengan upaya membuka ruang-ruang yang ada agar terus tumbuh untuk menjawab berbagai tantangan yang ada.

Adapun acara bimbingan teknis Kemenparekraf diikuti 50 peserta yang merupakan UMKM Binaan Sahabat Lestari, pengemudi ojek online, pengrajin aksesoris monel, UMKM Batik, dan pelaku usaha makanan olahan laut itu.

(prf/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT