ADVERTISEMENT

Regional Hari Ini

Basarnas Akhiri Pencarian Korban Kapal Ladang Pertiwi

Timdetik - detikNews
Senin, 06 Jun 2022 20:44 WIB
Pencarian korban hilang tenggelamnya KM Ladang Pertiwi di Selat Makassar. (Dok. Istimewa).
Foto: Pencarian korban hilang tenggelamnya KM Ladang Pertiwi di Selat Makassar. (Dok. Istimewa).
Jakarta -

Badan SAR Nasional (Basarnas) mengakhiri pencarian korban tenggelamnya kapal motor (KM) Ladang Pertiwi 02 di sekitar Pulau Pammantauang, Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan (Sulsel). Lima belas penumpang dinyatakan hilang setelah Basarnas mencari selama 10 hari.

"Dengan berat hati operasi SAR kecelakaan KM Ladang Pertiwi 02 yang tenggelam dinyatakan ditutup pada pukul 16.00 Wita, Senin, 6 Juni 2022," ujar Kepala Basarnas Makassar Djunaidi, Senin (6/6/2022).

Djunaidi menuturkan dari 50 penumpang KM Ladang Pertiwi, sebanyak 31 orang ditemukan selamat dan empat lainnya meninggal dunia. Sebanyak, 3 orang yang wafat telah teridentifikasi dan diserahkan ke keluarga, sedangkan satu orang lainnya masih diidentifikasi oleh tim DVI Polda Sulsel.

Tim SAR gabungan telah berupaya mencari 15 korban hilang hingga hari ketujuh pencarian pada Jumat (3/6) lalu. Bahkan tim SAR memperpanjang pencarian hingga hari ini, tapi tidak membuahkan hasil.

Seperti apa upaya Basarnas mencari korban tenggelamnya KM Ladang Pertiwi 02? Baca selengkapnya di sini


Pemprov Bali Anggarkan Rp 18,3 Miliar untuk Siswa Miskin

Pemerintah Provinsi Bali menganggarkan Rp 18,3 miliar untuk 18 ribu siswa miskin. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bali Ketut Ngurah Boy mengatakan setiap siswa miskin akan mendapatkan santunan senilai Rp 1,5 juta per orang.

Bantuan itu diharapkan bisa digunakan untuk beragam kebutuhan seperti pakaian, buku, dan sebagainya. "(Anggaran bantuan) Rp 18,3 miliar itu, masih kami hitung sesuai jumlah siswa miskin yang nantinya tersebar," tutur Boy Senin, (6/6/2022).

Menurut Boy, siswa miskin tidak hanya bersekolah di SMAN Bali Mandara. Murid miskin juga tersebar di maktab lainnya sehingga pemerintah Bali berupaya memfasilitasi mereka.

Mengapa Pemerintah Provinsi Bali memberikan bantuan pendidikan pada siswa miskin dan mengubah sistem penerimaan siswa baru diSMAN BaliMandara? Baca selengkapnya di sini



Simak Video "Biodata 17 Korban Selamat Karamnya KM Ladang Pertiwi"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT