Suplai Bocor, BBG Busway Aman
Rabu, 07 Jun 2006 18:01 WIB
Jakarta - Kebocoran pipa suplai Perusahaan Gas Negara (PGN) Muara Karang masih belum dapat diatasi. Namun pasokan Bahan Bakar Gas (BBG) untuk busway dipastikan aman."Busway akan terus beroperasi karena Stasiun Pompa Bensin dan Gas (SPBG) di Jl Perintis Kemerdekaan masih dapat digunakan," ujar Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono, saat dihubungi wartawan, Rabu (7/6/2006).Menurut Pristono, SPBG Perintis Kemerdekaan masih dapat digunakan karena memiliki alat stabilizer compressor. Sedangkan SPBG penyuplai busway di Jl Daan Mogot dan Jl Pemuda tidak memiliki alat tersebut."Sehingga SPBG Daan Mogot dan Pemuda tidak bisa digunakan untuk mengisi BBG untuk busway," jelasnya.Akibat kebocoran ini, tekanan gas turun menjadi 1,5 bar dari kondisi normal 5-8 bar. Pengisian BBG di SPBG Perintis Kemerdekaan pun menjadi lebih lama. Pengisian tangki gas busway yang semula hanya 5-6 menit menjadi 8-9 menit.Pipa suplai gas PGN Muara Karang mengalami kebocoran Selasa 6 Mei kemarin. Akibatnya, pasokan BBG busway berkurang drastis. Sebanyak 63 dari 71 armada busway Koridor II dan III terpaksa diistirahatkan dari pukul 12.00-17.00 WIB, Selasa kemarin."Saat ini kebocoran sedang diperbaiki. Ini membutuhkan waktu 3 hari sampai 1 minggu," ungkap Udar.
(fay/)











































