Pendukung Cagub Papua Lucas Ngamuk di Depdagri
Rabu, 07 Jun 2006 17:18 WIB
Jakarta -
Pendukung calon gubernur Papua, Lucas Enembe, mengamuk di Depdagri. Mereka yang sudah menunggu sejak Rabu (7/6/2006) pagi kecewa tidak diterima Sekjen Depdagri Progo Nurdjaman. Mereka semakin geram karena di saat yang bersamaan Progo ternyata menerima pendukung cagub terpilih Barnabas Suebu.Puluhan pedukung Lucas pun langsung merangsek masuk ke ruangan Sekjen di lantai 3, Gedung Depdagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta.Aparat keamanan setempat tidak mampu menahan mereka. Sampai di lantai 3, mereka langsung mencaci maki dan berteriak-teriak kepada petugas penerima tamu. Salah satu dari mereka bahkan sempat melempari petugas tersebut dengan buku saking geramnya."Setiap warga berhak diterima Sekjen. Kita sudah dua bulan menginap di sini (Jakarta) untuk bertemu Sekjen, tapi hingga hari ini tidak diterima juga," kata pengacara Lucas, Paskalis Pieter.Kelompok ini mendesak Mendagri tidak melantik Barnabas sebagai Gubernur Papua sambil menunggu penyelidikan Mabes Polri terhadap dugaan ijazah palsu Barnabas selesai.Mereka juga mengancam jika Barnabas tetap dilantik, maka akan terjadi konflik di Papua. "Kami telah menempelkan cap jempol darah, jabatan gubernur akan kami rebut dengan perang adat," kata Petrus Salestinus.Selain meminta Depdagri tidak melantik Barnabas, kedatangan mereka juga untuk memberikan bukti kepada Mendagri M Ma'ruf bahwa Barnabas tidak pernah sekolah. Ijazah yang digunakannya sejak SD sampai SMA merupakan ijazah palsu.Setelah sempat membuat heboh, mereka akhirnya diterima Direktur Pejabat Negara Susilo. Susilo menjanjikan akan mengagendakan pertemuan antara Sekjen Depdagri dengan pihak pendukung Lucas.
(umi/)










































