Bebas dari Tahanan, Ba'asyir Akan Jenguk Korban Gempa Yogya

Bebas dari Tahanan, Ba'asyir Akan Jenguk Korban Gempa Yogya

- detikNews
Rabu, 07 Jun 2006 16:10 WIB
Jakarta - Abu Bakar Ba'asyir akan bebas dari tahanan pada 14 Juni mendatang. Ba'asyir rencananya akan terbang ke Yogyakarta untuk menjenguk korban gempa."Nanti ke Yogya dulu baru ke Solo untuk melihat korban gempa. Tapi kita lihat situasi keamanannya," kata salah satu orang kepercayaan Ba'asyir, Hasyim, kepada detikcom, di LP Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (7/6/2006).Selain itu Ba'asyir juga berpesan agar anggota Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) dari luar daerah tidak usah menjemputnya di LP Cipinang. Jadi nanti MMI Jabotabek saja yang akan menyambut Ba'asyir saat keluar dari LP Cipinang."Untuk acara sambutan yang meriah mungkin akan dilakukan di Yogyakarta atau Solo," tandasnya.Menurut Hasyim, ada satu harapan dari Ba'asyir sebelum menghirup udara bebas, yaitu diterimanya peninjauan kembali (PK) oleh Mahkamah Agung."PK ini masalah nama baik ustad, karena di pengadilan sama sekali tidak bersalah," kata Hasyim.Dia menjelaskan, majelis hakim mendasarkan putusan Ba'asyir atas kesaksian terpidana mati bom Bali I Amrozi. Padahal kala itu Amrozi tidak dihadirkan dalam persidangan."Malahan waktu sidang PK di Cilacap, Amrozi memberantas seluruh kesaksiannya," ujar dia.Selain itu Hasyim juga menaruh curiga atas kedatangan Menhan AS Donald Rumsfeld ke Indonesia. Dia khawatir kedatangan Rumsfeld untuk meminta agar pemerintah tidak membebaskan Ba'asyir."Kita lihat saja. Kalau nanti kejadiannya seperti di Salemba dulu, berarti benar ada keterlibatan Amerika dalam menggagalkan pembebasan Ba'asyir," kata dia.Dijelaskan Hasyim, usaha untuk tetap menahan Ba'asyir bukanlah usaha pertama kali dilakukan Amerika. Pada saat pemerintahan Megawati, Amerika sempat melobi agar Ba'asyir bisa diekstradisi ke penjara milik AS di Guantanamo, Kuba. Namun pada saat itu Megawati menolak. (san/)


Berita Terkait