ADVERTISEMENT

BPJAMSOSTEK Jamin Pemasangan Protese Tangan Robotik Pegawai di Jateng

Erika Dyah - detikNews
Minggu, 05 Jun 2022 21:45 WIB
BP Jamsostek
Foto: BP Jamsostek
Jakarta -

Direktur BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Anggoro Eko Cahyo mengunjungi RS Nasional Diponegoro (RSND) Semarang, Jawa Tengah guna menyaksikan pemasangan protese tangan robotik. Pemasangan ini dilakukan pada seorang pekerja yang mengalami kecelakaan kerja hingga menyebabkan tangannya diamputasi.

Diketahui, seorang pekerja bernama Eko Suryanto yang bekerja sebagai operator maintenance di PT. Sinar Agung Selalu Sukses mengalami kecelakaan saat sedang membersihkan mesin conveyor. Tangannya tergilas roda conveyor dan harus diamputasi.

Eko Suryanto yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) mendapatkan perawatan kecelakaan kerja sampai dirinya sembuh. Ia juga mendapat bantuan protese tangan robotik atau bisa disebut filly hand tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun.

Dalam kunjungannya pada Jumat (3/6) lalu, Anggoro menjelaskan dirinya hadir di Semarang guna menyaksikan langsung proses pemasangan hingga penggunaan filly hand yang merupakan hasil inovasi dan karya terbaik anak-anak bangsa.

"Kita perlu mengapresiasi Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND), yang telah banyak membuat protese untuk membantu masyarakat yang membutuhkan alat-alat bantu. Ini akan menambah semangat dan motivasi pasien kecelakaan kerja dalam menjalani kehidupannya ke depan," jelas Anggoro dalam keterangan tertulis, Minggu (5/6/2022).

Ia menambahkan Filly Hand merupakan inovasi yang dikembangkan para ahli di Universitas Diponegoro. Tangan palsu jenis ini memiliki sejumlah keunggulan, yakni mudah dioperasikan, harganya jauh lebih murah, dan 90 persen suku cadangnya tersedia di dalam negeri.

Selain itu, Anggoro mengungkap RSND adalah salah satu rumah sakit kerja sama BPJS Ketenagakerjaan yang menangani kecelakaan kerja. Biasa dikenal juga sebagai Pusat Pelayanan Kecelakaan Kerja (PLKK).

"Ini merupakan salah satu fokus kami untuk memberikan fasilitas-fasilitas terbaik bagi peserta, sehingga jika risiko terjadi, pekerja akan langsung tertangani dengan optimal," ungkap Anggoro.

BP JamsostekBP Jamsostek Foto: BP Jamsostek

Anggoro mengungkap Eko Suryanto tampak semangat dan antusias saat mendapatkan filly hand. Eko pun mengaku dirinya tetap mensyukuri apapun yang terjadi di dalam hidupnya, walaupun itu merupakan sebuah cobaan.

"Saya sangat berterima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan yang sejak awal sangat membantu. Saya berterima kasih dan bersyukur banget walaupun kehilangan tangan satu tapi masih diberi kesempatan untuk hidup," ucap Eko.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) yang hadir bersama Direktur Utama RSND, Sutopo Patria Jati mengingatkan pentingnya perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi setiap profesi pekerjaan. Gus Yasin mengatakan pihaknya siap bersinergi untuk mensosialisasikan manfaat dari semua program BPJAMSOSTEK.

"Kami berharap masyarakat juga aware terhadap ini, masih banyak loh seperti nelayan, juga ada petani, juga memiliki risiko yang sampai saat ini masih minim mereka ini benar-benar memikirkan bagaimana nanti bila mengalami kecelakaan kerja dan seterusnya," papar Gus Yasin.

"Dari pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan atas nama pribadi, ayo bareng-bareng kita sosialisasikan ini, yuk kita jaga diri kita masing-masing ikut ke BPJS Ketenagakerjaan," pungkasnya.

(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT