Sebelum Diampuni, Soeharto Harusnya Diadili Dulu

Sebelum Diampuni, Soeharto Harusnya Diadili Dulu

- detikNews
Rabu, 07 Jun 2006 13:38 WIB
Jakarta - Polemik soal pengampunan terhadap Soeharto belum berakhir. Mantan Presiden Gus Dur meminta semua koruptor diadili dulu sebelum diampuni."Setelah diadili baru nanti dibicarakan mau dijalankan atau tidak hukuman itu. Kan bisa saja atas nama rekonsiliasi diminta untuk melupakan," kata Gus Dur.Gus Dur menyampaikan hal itu dalam pidatonya di acara Nusantara Menggugat di Gedung Joeang '45, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Rabu (7/6/2006).Gus Dur menyayangkan, belum apa-apa pemerintah sudah ngawur. Belum ada pengadilan, pemerintah sudah berani mengeluarkan surat penghentian perkara dan sebagainya."Jangan ngawur. Belum-belum sudah dikeluarkan SPK, atau apalah itu saya nggak tahu apa itu. Yang minta dia (Soeharto) diadili itu bukan main-main. Orang yang tahu hukum. Jaksa Agung aja begitu, karena ada kepentingan politik. Enak betul itu," cetusnya.Dia mencontohkan kasus Fabianus Tibo cs. Tibo, kata Gus Dur, mungkin memang residivis dan diputuskan dihukum mati."Tapi pelaksanaannya tunggu sampai benar-benar dia mengaku. Tunggu dia mengatakan siapa saja yang terlibat. Dia kan mengaku karena sambil dipukuli pakai bedil," kata Ketua Dewan Syuro PKB pimpinan Muhaimin Iskandar itu.Sementara residivis yang lain yang berbaju baik malah diampuni dan dapat BLBI. Kalau dibiarkan terus begitu, yang muncul adalah revolusi sosial dan ini lebih mengerikan. "Kita ini dipimpin pemimpin yang tidak adil. Itu sebabnya kita jadi negara miskin. Kita harus punya pemerintahan yang jelas. Saat ini pemerintahan kita itu tidak mengatasi masalah, yang penting hanya jaim, jaga imej. Itu nggak boleh," tegas dia. (umi/)


Berita Terkait