Gus Dur Ancam Umumkan Pemerintahan Baru
Rabu, 07 Jun 2006 13:24 WIB
Jakarta - Mantan Presiden Gus Dur prihatin dengan carut marutnya bangsa Indonesia. Jika pemerintah tidak mau mengubah diri, ia mengancam akan mengumumkan pemerintahan baru.Gus Dur mengaku tidak habis pikir bagaimana aparat bisa mendiamkan saja preman-preman berjubah berkeliaran di ibukota."Kemarin itu, sejumlah anak muda demo, katanya, membela saya. Mereka mendatangi markas preman berjubah. Lalu si preman berjubah itu mendatangkan preman-preman dari Banten dan mereka berdiri di jalan sambil membawa klewang dan ternyata dibiarkan saja oleh aparat. Heran saya," cetus Gus Dur.Gus Dur mengungkapkan hal itu dalam pidatonya di acara Nusantara Menggugat di Gedung Joeang '45, Jalan Menteng Raya, Jakarta, Rabu (7/6/2006).Apalagi, imbuh Gus Dur, kejadiannya di ibukota yang polisinya lebih banyak. "Saya yang tidak lihat saja tahu kok, apalagi yang lihat. Ini bagaimana kenapa Indonesia tercinta menjadi begini," katanya.Untuk mengubah itu semua, Gus Dur mengajak semua pihak berbuat sesuatu."Begini kesimpulan saya. Hanya satu kita harus berbuat sesuatu. Ini berarti saya umumkan pemerintahan baru. Bagaimana bentuknya, kapan diresmikannya, siapa orangnya, nanti," ancam Gus Dur. Jika tidak ada perbaikan yang betul-betul dilakukan pemerintah, Gus Dur siap mengerjakan hal itu. "Kalau ada (perbaikan) ya nggak apa-apa. Kita ikuti terus karena saya orang yang paling menaati konstitusi. Saya nggak berani melanggar konstitusi," ujarnya.
(umi/)











































