Kedatangan Rumsfeld Jangan Pengaruhi Pembebasan Ba'asyir
Rabu, 07 Jun 2006 12:19 WIB
Jakarta - 14 Juni mendatang, Ketua Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) Abu Bakar Ba'asyir bakal bebas. Kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) Amerika Serika Donald Rumsfeld diharapkan tidak mempengaruhi keputusan tersebut.Harapan tersebut disampaikan Ketua Badan Legislasi FPKS Andi Rahmat saat berbincang-bincang dengan detikcom di Gedung DPR, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (7/6/2006)."Kita sudah berkali-kali dipegaruhi, kali ini SBY harus tegas. Tidak boleh ada konsesi apa pun. Tidak boleh ada penghalang, karena kasus Ba'asyir murni kasus hukum, bukan politik," kata Andi.Andi menambahkan, pembebasan Ba'asyir harus dilakukan sesuai dengan rencana yang ada. Pemerintah tidak boleh menundanya dengan alasan yang mengada-ada. "Kalau itu dilakukan pasti akan terungkap," tukas Andi.Sebelumnya banyak pihak mensinyalir kedatangan Rumsfeld ke Indonesia memiliki sejumlah agenda tersembunyi. Salah satunya, untuk melakukan penekanan atas rencana pembebasan Ba'asyir tersebut.
(djo/)











































