Serangan-Balasan Loyalis Megawati vs Ganjar Pranowo

ADVERTISEMENT

Serangan-Balasan Loyalis Megawati vs Ganjar Pranowo

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jumat, 03 Jun 2022 12:00 WIB
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat mengajak pembaca detikJateng kirimkan cerita mudik Lebaran ke detikJateng, April 2022
Foto: Ganjar Pranowo (dok detikJateng).
Jakarta -

Anggota F-PDIP DPR Trimedya Panjaitan melontarkan kritik tajam ke Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Empat serangan tajam Trimedya Panjaitan dibayar kontan oleh Ganjar Pranowo.

Trimedya yang juga salah satu loyalis terdekat Megawati Soekarnoputri menyebut Ganjar Pranowo kemlinthi atau sok karena berambisi nyapres. Ganjar langsung menjawab tudingan itu.

"Menghormatilah. Urusannya kan urusan copras-capres to, itu. Capres itu PDIP sudah jelas, itu urusan Ketua Umum, urusannya Bu Mega," kata Ganjar kepada detikJateng di gedung Gradhika Bakti Praja, Kamis (2/6/2022).

Berikutnya Trimedya Panjaitan menyebut Ganjar Pranowo hanya gaya-gayaan saja tidak ada prestasi. Trimedya menyindir dua isu besar yang tengah jadi PR Ganjar Pranowo yakni rob dan kasus wadas.

"Saya tak nyambut gawe (bekerja) ngurusi rob, ngurusi minyak goreng dulu," demikian disampaikan Ganjar menjelaskan bahwa dirinya saat ini fokus bekerja.

Serangan-serangan lain Trimedya juga dibalas Ganjar dengan gaya khasnya. Ia menilai kritik tajam dari sesama elite PDIP sebagai vitamin.


"Ya ndak apa-apa, kritik dari kolega itu buat saya adalah vitamin untuk memperbaiki dan koreksi. Dia sahabat saya kok, dia kritiknya menurut saya cara dia mengingatkan seorang kawan. Ya menjadi koreksi kita untuk kita perbaiki," imbuhnya.

Ganjar juga bicara soal isu dirinya didorong jadi capres dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Ganjar menegakkan bahwa dirinya adalah kader PDIP. "Aku PDI Perjuangan (PDIP)," kata Ganjar saat ditemui di Gedung Gradhika Bakti Praja, Semarang, Kamis (2/6/2022).

Saksikan juga: Blak-blakan Budi Arie Setiadi: Apakah Jokowi Mendukung Ganjar Pranowo di 2024?

[Gambas:Video 20detik]



(van/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT