Berat, 20% Anggaran APBN untuk Pendidikan
Rabu, 07 Jun 2006 08:15 WIB
Jakarta - Anggaran 20 persen dana APBN untuk pendidikan dipandang berat untuk direalisasikan, namun hal itu masih bisa tercapai bila pemerintah kreatif.Kreatif dalam pengertian pemerintah dapat mereklasifikasi belanja negara, pengelompokkan kembali belanja negara dan realokasi dana untuk anggaran pendidikan."Memang berat, tapi masih mungkin bila kita kreatif," kata anggota Komisi XI DPR dari PAN, Dradjad Wibowo yang dihubungi detikcom, Rabu (7/6/2006).Anggaran pendidikan tidak selalu harus di Depdiknas, bisa saja tersebar juga di departemen lain namun tetap dikoordinasikan oleh Depdiknas."Misalnya bukan hanya bangunan sekolahnya saja yang diperbaiki, jalan menuju sekolah itu juga diperbaiki, dan dana itu termasuk anggaran pendidikan," kata Drajat.Sementara itu, Wakil Ketua Panitia Anggaran DPR RI Hafiz Zawawi, anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN belum dapat dipenuhi tahun 2007 ini, menurutnya pemerintah dan DPR hanya mampu menganggarkan Rp 42 triliun. "Sulit untuk menganggarkan 20 persen karena ada kepentingan lain seperti infrastruktur dan subsidi, kecuali pemerintah tidak membayar utang luar negeri yang mencapai Rp 55,7 triliun," ujarnya.
(ddn/)











































