Leslie Mengaku Diperas Polisi US$ 25.000
Rabu, 07 Jun 2006 07:15 WIB
Jakarta -
Model asal Australia Michelle Leslie, mengaku dicoba diperas US$ 25 ribu oleh polisi ketika mobil yang ditumpanginya digeledah polisi di Bali.Leslie tetap bersikeras bahwa ia tidak merasa memiliki dua butir ekstasi yang ada di dalam tasnya. Ia mengaku diperas US$ 25.000 oleh polisi agar tidak dimasukkan ke dalam penjara "Mereka menyebutkan US$ 25 ribu dan mereka menanyakan pada saya apakah saya mau membayarnya dalam dollar AS atau euro," ujar Leslie seperti dilansir www.sixtyminutes.ninemsn.com, Rabu (7/6/2006).Leslie mengatakan pada saat itu ia tidak berdaya, ia berpikir para polisi itu sedang berjudi dengan kehidupannya, untuk US$ 25 ribu, para polisi itu menahannya demi uang tebusan."Jika saya memiliki ekstasi saya akan meletakkannya di bra saya atau di celana dalam saya atau di jok atau dimana saja, tetapi bila meletakkannya di dalam tas saya dan memberikan tas saya kepada polisi, lalu bilang, hei, barang itu ada disini," kata Leslie.Leslie mengaku tidak habis pikir kenapa para polisi itu mencoba memerasnya. Leslie bersikeras tidak akan membayar sepeser pun kepada para polisi yang menggeledahnya. Leslie mengatakan kepada para polisi itu bahwa mereka tidak akan mendapatkan uang dari dirinya.Bahkan model ini mengatakan akan memberitahukan pada atasan para polisi apa yang telah mereka lakukan, karena itulah ia kemudian dimasukan ke dalam penjara. "Jika saya memberikan uang, saya akan dibolehkan pulang," kata Leslie.
(ddn/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































