Demi Rp 30 Juta, Banyak Warga Mengaku Rumahnya Hancur

Demi Rp 30 Juta, Banyak Warga Mengaku Rumahnya Hancur

- detikNews
Rabu, 07 Jun 2006 06:06 WIB
Jakarta - Adanya pengumuman pemerintah tentang bantuan sebesar Rp 30 juta per rumah bagi rumah yang roboh, membuat banyak warga yang mengaku rumahnya hancur guna mendapat dana bantuan itu.Menurut Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah, kalau secara keseluruhan, rencana pemerintah memberi bantuan Rp 30 juta bagi rumah yang roboh dan Rp 10 juta bagi rumah yang rusak ringan dapat mencapai Rp 8 triliun."Sekarang sedang diklarifikasi, kita tidak ingin yang rusak sedikit dibilang rusak berat," kata Bactiar dalam Raker Departemen Sosial dengan Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/6/2006) malam. Bachtiar mengatakan pihaknya tidak sembarangan mempercayai masyarakat yang mengaku-ngaku rumahnya hancur total akibat gempa "Harus yakin, orang yang berdiri di depan rumahnya yang hancur itu yang dapat Rp 30 juta, kalau sekedar surat keterangan dari kepala Desa itu kan mudah," ujar Bachtiar Sementara itu, Departemen Sosial telah melakukan uji coba pemberian bantuan pada dua desa meliputi bantuan Rp 3.000 per hari per jiwa untuk lauk pauk, beras 10 kg per jiwa per hari, Rp 100 ribu per jiwa untuk bahan sandang, Rp 100 ribu per kepala keluarga untuk alat rumah tangga dan santunan Rp 2 juta untuk korban meninggal."Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, tapi saya lupa desa apa saja itu," ujar Bachtiar Pada Rapat itu pula disepakati antara Departemen Sosial dan Komisi VIII DPR RI untuk membentuk Suatu Panitia Kerja (Panja) Bencana dalam rangka merespon dampak sosial akibat bencana.Panja ini bertugas mengkoordinasi penanganan bencana yang mencakup tahap pencegahan, tanggap darurat dan rehabilitasi-rekonstruksi. "Ya, sudah disepakati karena itu (Panja) memang dianggap perlu," kata Bachtiar. (ddn/)


Berita Terkait