Dampingi Jokowi di Ende, Bamsoet: Terapkan Pancasila untuk Kesatuan Bangsa

ADVERTISEMENT

Dampingi Jokowi di Ende, Bamsoet: Terapkan Pancasila untuk Kesatuan Bangsa

Erika Dyah - detikNews
Rabu, 01 Jun 2022 18:42 WIB
Ketua MPR Bamsoet
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menyepakati ujaran Presiden Joko Widodo dalam Peringatan Hari Lahir Pancasila di Ende, NTT. Ia menegaskan Pancasila harus menjadi jalan hidup atau way of life bangsa Indonesia.

Menurutnya, Pancasila tidak boleh sekadar dijadikan bahan hafalan ataupun hiasan dinding belaka. Nilai-nilai Pancasila harus dikebumikan dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh seluruh rakyat Indonesia.

"Segala tingkah laku dan tindak tanduk para pemimpin serta seluruh rakyat Indonesia harus mencerminkan semua sila yang ada dalam Pancasila. Kita harus terus mengingat dasar negara Pancasila yang merupakan landasan cita-cita perjuangan bangsa Indonesia," ungkap Bamsoet dalam keterangan tertulis, Rabu (1/6/2022).

"Nilai-nilai Pancasila harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mewujudkan kesatuan dan persatuan bangsa," imbuhnya.

Dalam kegiatan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi di Lapangan Pancasila Ende, Bamsoet menekankan peringatan ini tak boleh sekadar menjadi seremonial. Ia menegaskan agar dirinya dan para pejabat lain harus mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam mengatur penyelenggaraan negara. Dengan begitu, semua pejabat negara mampu menata kehidupan warga dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

"Sangat berbahaya jika para pejabat dan rakyat Indonesia tidak lagi menghayati dan mengamalkan Pancasila. Indonesia merupakan negara yang sangat luas dengan komposisi penduduk yang sangat beragam, bisa terpecah belah. Seperti halnya yang terjadi di Timur Tengah, Uni Soviet, ataupun belahan dunia lainnya," jelasnya.

Ibarat sebuah rumah, lanjut Bamsoet, Pancasila adalah fondasi yang kuat sehingga mampu menopang Indonesia agar kokoh. Menurutnya Pancasila membuat semua kebhinekaan bangsa Indonesia tidak terpecah. Sebab diikat menjadi suatu kekuatan besar oleh Pancasila.

"Tantangan ke depan yang dihadapi bangsa Indonesia akan sangat berat. Kita harus mewaspadai segala upaya yang merusak ideologi Pancasila untuk menghancurkan bangsa Indonesia. Mari bersama kita jaga dan junjung tinggi Pancasila dari berbagai serangan ideologi lain yang tidak senapas dengan nilai-nilai kehidupan sosial masyarakat Indonesia," pungkas Bamsoet.

Sebagai informasi, Bamsoet yang mengenakan baju adat Bali membacakan teks Pancasila dalam kegiatan ini. Adapun naskah UUD 1945 dibacakan Wakil Ketua MPR RI Lodewijk Freidrich Paulus, pembacaan doa oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, serta komandan upacara Kolonel Inf Tunjung Setyabudi.

Hadir pula dalam upacara ini secara langsung antara lain Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, Menseskab Pramono Anung, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri ESDM Arifin Tasrif, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Lemhanas Andi Widjajanto, serta Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Yudian Wahyudi.

Simak Video 'Jokowi: Pancasila Bintang Penuntun Bangsa Hadapi Tantangan dan Ujian':

[Gambas:Video 20detik]



(ega/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT