Rumsfeld Bertemu Menhan Bahas Isu Pertahanan
Selasa, 06 Jun 2006 21:15 WIB
Jakarta - Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono dan Menhan AS Donald Rumsfed bertemu membahas berbagai isu pertahanan termasuk membangun kembali hubungan militer kedua negara agar lebih erat.Hal tersebut disampaikan Juwono dan Rumsfeld seusai pertemuan di Kantor Dephan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (6/6/2006)."Kami membahas isu kerjasama pertahanan, AS mensupport terhadap militer Indonesia untuk meningkatkan kapabilitatasnya di bidang transportasi dan logistik," ujar Juwono Selain itu di dalam pertemuan tersebut, pemerintah AS menurut Juwono mendukung program peningkatan kemampuan manajemen pertahanan yang dilakukan Dephan RI agar lebih kredibel, akuntabel dan transparan."Kami juga membahas terkait keamanan di Selat Malaka dan kebutuhan agar negara-negara bisa bekerja sama dalam pengamanan Selat Malaka. Dan AS membantu secara teknis untuk mengefektifkan patroli maritim," jelasnya.Sementara itu Menhan AS Donald Rumsfed menambahkan perlunya membangun kembali hubungan militer kedua negara apalagi dengan dicabutnya embargo terhadap sejumlah peralatan militer RI November 2005 lalu.Namun ketika ditanya apa jaminan bahwa pemerintah AS tidak akan mengembargo lagi terhadap RI, Rumsfeld menjawab bahwa pemerintahnya hanya berkomitmen terhadap pencabutan embargo tersebut. Alasannya karena AS memiliki sistem politik dan kongres yang pada satu waktu bisa mengajukan amandemen untuk membatasinya. "Kadang-kadang kami bertahan dengan eksekutif, terkadang kongres mempertahankan itu. Dengan begitu sangat tidak mungkin bagi individu untuk memberi komitmen atau jaminan," jelasnya.Namun Rumsfeld menyampaikan bahwa ada keinginan dari Presiden George W Bush untuk membangun kerja sama dengan pemerintah RI, khususnya kerja sama militer kedua negara agar lebih nyaman.
(ddn/)











































