ADVERTISEMENT

Regional Update

Roda Pesawat Terperosok Drainase-Dosen UNM Diduga Lecehkan Mahasiswi

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 01 Jun 2022 07:42 WIB
Roda bagian belakang Pesawat Wings Air IW 1963 terperosok masuk ke dalam saluran drainase Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (31/5/2022) sore.
Roda pesawat terperosok dranase Ngurah Rai (Foto: Istimewa)
Jakarta -

Roda pesawat Wings Air terperosok ke drainase Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Selain itu, kampus UNM mengusut dugaan dosen melecehkan sejumlah mahasiswi.

Selain dua berita di atas, masih ada rangkuman informasi penting dari daerah lainnya sebagai berikut.

Roda Pesawat Terperosok ke Drainase Bandara Ngurah Rai

Roda bagian belakang Pesawat Wings Air IW 1963 terperosok ke dalam saluran drainase Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (31/5) sore. Peristiwa itu tak berdampak terhadap operasional bandara.

Pesawat rute Lombok Praya-Denpasar yang mengangkut 68 orang penumpang dalam kondisi selamat. Pihak ARFF (Airport Rescue Fire Fighting) Bandara Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai langsung melakukan proses evakuasi melalui tim salvage PKPPK (Pertolongan Kecelakan Penerbangan dan Pemadaman Kebakaran).

"Benar penumpang sudah turun dengan selamat dan kembali ke rumah masing-masing. Alhamdulilah operasional bandara tidak terdampak dan berjalan normal," kata Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV, Putu Eka Cahyadi saat dikonfirmasi Senin (31/5/2022).

Seperti apa kronologi lengkapnya, bisa simak di sini

Kapal Tenggelam, 3 ABK Terapung di Perairan Malaysia

Tiga anak buah kapal (ABK) kargo KM Frikenra yang berangkat dari Langsa, Aceh tujuan Thailand ditemukan terapung di Perairan Malaysia. Ketiganya sempat dinyatakan hilang kontak.

Basarnas Banda Aceh sempat menyisir laut mencari keberadaan mereka, tapi tidak membuahkan hasil. Nelayan Malaysia pun menemukan mereka terapung di perairan.

"Kapal berangkat dari Perairan Langsa menuju Pelabuhan Kantang, Thailand pada 27 Mei sekitar pukul 07.32 WIB. Kapal diperkirakan tiba di sana pada 28 Mei sekitar pukul 13.00 WIB tapi hingga tanggal 29 Mei, kapten kapal tidak melaporkan keberadaannya," kata Kepala Basarnas Banda Aceh Budiono kepada wartawan, Selasa (31/5/2022).

Apa penyebab mereka terapung di perairan Malaysia, ikuti kelanjutannya di sini

Kabar lainnya dari pihak kampus UNM yang mengusut dugaan dosen mencabuli mahasiswinya. Penasaran kasusnya klik halaman selanjutnya.

Simak juga 'Sekuriti yang Rekam Mahasiswi Mandi di Makassar Sudah 3 kali Beraksi':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT