Takkan Ada Terobosan Luar Biasa Untuk Kasus Soeharto
Selasa, 06 Jun 2006 17:49 WIB
Jakarta - Nada-nada pesimistis menyeruak di tengah polemik penyelesaian proses hukum Soeharto. Pemerintah dianggap tidak berani membuat keputusan politik.Hal ini disampaikan Penasihat Bidang Reformasi Keterwakilan Partnership, Utama Sandjaja, usai berbicara pada sebuah diskusi di Hotel Santika, Jl Aipda KS Tubun, Jakarta, Selasa (6/6/2006). "Saya nggak yakin ada terobosan luar biasa soal ini. Kita tidak pernah bisa berhasil memisahkan rezim Soeharto dengan rezim-rezim yang lain," ujar Utama Sandjaja.Menurutnya, keputusan politik kolektif terhadap Soeharto sebenarnya berproses karena ada pembicaraan di DPR dan MPR. Jaksa Agung juga mengatakan kasus Soeharto masih bisa dibuka meskipun dikeluarkan surat ketetapan penghentian penuntutan perkara (SKP3)."Saya mendapat informasi internal bahwa upaya keputusan politik itu sudah ada, tapi belum ada yang berani membuka pakem-pakem di sana (pemerintah)," ungkapnya.Pengamat politik LIPI Ikrar Nusa Bhakti dalam kesempatan ini juga mengungkapkan pesimismenya. "Kasus ini akan dibawa sampai mati. Apa pun bentuknya, Soeharto nggak bisa diapa-apakan," cetus Ikrar.
(fay/)











































