Dubes Hamzah Tayeb Segera Dikembalikan ke Canberra
Selasa, 06 Jun 2006 17:16 WIB
Jakarta - Duta Besar (Dubes) RI untuk Australia Hamzah Tayeb akan kembali menempati pos-nya di Canberra sebelum digelar pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan PM John Howard di Batam akhir bulan ini."Segera. Sedang ditetapkan harinya, dan hitungannya bukan mingguan," ujar Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (6/6/2006) saat ditanya mengenai diaktifkannya Kedubes RI di Canberra.Dijelaskan Diono, keperluan segara mengembalikan Hamzah Tayeb ke Canberra adalah untuk menjaga kepentingan Indonesia di Australia. Apalagi kedua pihak sedang intensif berkonsultasi mematangkan rencana pertemuan dua Kepala Pemerintahan tersebut, seperti agenda apa saja yang akan dibicarakan."Presiden tidak mau sekadar bertemu. Ini suatu pertemuan politik dan kita ingin angkat sebagai pertemuan yang dapat memberi pemahaman lebih clear tentang arah dan bobot hubungan RI-Australia dalam mengatasi ganjalan-ganjalan di masa mendatang," papar Dino.Rencana pertemuan tersebut tercetus dalam pembicaraan telepon antara SBY dengan Howard sehari setelah gempa bumi mengguncang Yogya dan Jawa Tengah. Selain membahas masalah tanggap darurat, juga disepakati pertemuan menindaklanjuti hasil pembicaraan Menlu Hasan Wirajuda dan Menlu Alexander Downer sebelumnya.Pertemuan akhir bulan ini merupakan yang pertama setelah memburuknya hubungan menyusul pemberian visa tinggal sementara pada 42 orang pencari suaka politik asal Papua. Bila terlaksana dengan sukses, menurut Dino, dapat diartikan sebagai sinyal kuat pulihnya hubungan dua negara bertetangga ini. "Tanggal pertemuan udah ada, tapi harus dirundingkan dengan mereka. Tempatnya kemungkinan besar di Batam. Karena Presiden pada tanggal yang kita rencanakan akan sedang berada di wilayah itu," imbuhnya.
(asy/)











































