RI Ingin Kerja Sama Militer dengan AS Bersifat Permanen

RI Ingin Kerja Sama Militer dengan AS Bersifat Permanen

- detikNews
Selasa, 06 Jun 2006 16:57 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap normalisasi hubungan militer RI dan Amerika Serikat (AS) menjadi kerja sama permanen. Terlebih belakangan ini Indonesia menghadapi non traditional security threat. Demikian disampaikan Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal tentang salah satu materi yang disampaikan Presiden SBY kepada Menhan AS Donald Rumsfeld dalam pembicaraan keduanya di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (6/6/2006). "Ini dalam bentuk tsunami, gempa, dan bencana alam lainnya. Korban bencana ini lebih banyak dan merusak harta benda ketimbang ancaman perang dan isu keamanan lainnya," kata Dino pada wartawan.Atas ancaman baru ini, Presiden mengharapkan dilanjutkannya kerja sama militer RI-AS juga mempertimbangkan aspek tersebut. Yaitu peningkatan kapasitas TNI dalam ikut memberi penanganan tanggap darurat pasca bencana."Presiden tekankan pentingnya peningkatan kemampuan transportasi baik darat, laut udara. Karena tiap ada bencana yang penting bagaimana memindahkan personel dan obat secara cepat ke lokasi kejadian," imbuh Dino.Masih adanya sebagian anggota Kongres AS di Washington yang mencoba membalikkan lagi hubungan militer RI-AS yang telah membaik, juga sempat disinggung dalam pertemuan selama 45 menit tersebut. Rumsfeld menurut Dino, setuju bila perlu ada upaya-upaya konkret menjaga hubungan baik militer ke dua negara yang kembali terbina ini. Bahkan dirinya menyatakan akan selalu aktif mendorong normalisasi dalam kaitannya dengan Kongres AS."Kalau ada masalah di kedua negara, yang paling penting masalah itu diselesaikan dan bukan ditangani dengan memutuskan hubungan militer," kata Dino mengutip Rumsfeld. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads