ADVERTISEMENT

KIB Jaring Bakal Capres Awal Juni, Nama Anies hingga Ganjar Masuk

Nahda Rizki Utami - detikNews
Selasa, 31 Mei 2022 14:01 WIB
Anies, Ridwan Kamil, Ganjar di Balai Kota DKI (Zhacky/detikcom)
Anies, Ridwan Kamil, Ganjar di Balai Kota DKI (Zhacky/detikcom)
Jakarta -

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), yang terdiri atas Partai Golkar, PAN, dan PPP, akan menggelar pertemuan nasional membahas Pilpres hingga Pilkada 2024 awal Juni. Sejumlah nama terkait bakal calon presiden disinggung, mulai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto menjelaskan pertemuan KIB nanti merupakan bagian dinamika untuk membangun kesepahaman tiga partai politik tersebut. "Bagian dari dinamika yang terus kita bangun untuk mengakrabkan, membangun kesepahaman, di antaranya bagaimana membangun tim yang kuat kemudian menjaring calon-calon," kata Yandri kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/5/2022).

"Peluang menang gimana itu bagian yang kita bicarakan, tapi siapa? Belum, walaupun memang tidak akan lari dari stok yang ada. Nggak mungkin tiba-tiba orang yang tidak pernah dikenal jadi capres kan nggak mungkin," imbuhnya.

Yandri mengatakan belum ada pembahasan soal capres 2024. Namun dia menyinggung sejumlah nama, seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Erick Thohir, Ridwan Kamil, dan Khofifah.

"Kita juga tidak menutup kemungkinan dari pihak luar. Ya ada Anies, ada Ganjar, ada Erick, ada Ridwan Kamil, ada Khofifah dan itu sering kita undang dalam forum resmi PAN dan kita kasih forum untuk menyampaikan visi, misi, atau cara pandang mereka tentang bagaimana membangun bangsa dan negara ini," ujar Yandri.

Lebih lanjut Yandri menuturkan PAN akan terus mengawal proses pencalonan yang akan diusung oleh KIB. Proses pencalonan itu, sebut Yandri, tentunya atas dasar kesepakatan semua pihak.

"Kalau misal yang terbaik dari kesepakatan semua pihak dan berpeluang menang ya tentu PAN akan ikut, tapi PAN insyaallah akan kawal terus bagaimana penjaringan itu supaya tidak salah dan tepat sasaran," jelasnya.

(gbr/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT