Sultan Kunjungi Pengungsi Merapi
Selasa, 06 Jun 2006 15:46 WIB
Sleman - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) seakan tidak habis-habisnya dilanda musibah. Belum selesai menangani masalah bencana gempa bumi yang menghancurkan Kabupaten Bantul, pemerintah provinsi kembali disibukkan oleh aktivitas Gunung Merapi yang meningkat kembali.Di sela-sela menangani bencana gempa yang melanda DIY, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X mengunjungi lokasi pengungsian di Lapangan Tritis, Turgo, Kecamatan Pakem, Sleman, Yogyakarta, Selasa (6/6/2006).Kunjungan Sultan HB X didampingi istrinya, GKR Hemas. Selain berdialog dengan para pengungsi, Sultan juga menyerahkan bantuan kepada para pengungsi dari Pemprov DIY berupa 500 dus mi instan, 50 dus susu dan 40 dus biskuit. Selain itu, GKR Hemas secara pribadi menyumbang uang sebesar Rp 10 juta untuk keperluan dapur umum.Dalam dialog dengan warga Turgo ini, Sultan menjelaskan kondisi terakhir Gunung Merapi yang semakin mengkhawatirkan. Baik ada pertambahan lahar yang membuat puncak Merapi bertambah beberapa meter setiap hari, kubah semakin lancip, hingga kondisi terakhir pasca geger boyo jebol. "Jadi ibu-ibu harus tetap waspada, eling, jangan lengah. Ingatkan juga kepada bapak-bapak yang kembali ke rumah, agar tetap waspada, " kata Sultan.Aktivitas Gunung Merapi ini sebelumnya sudah menyita perhatian pemerintah DIY. Namun luncuran awan panas dan lava sempat sedikit mengendor dan gempa dahsyat yang melanda Bantul mencuri perhatian karena perlu penanganan serius.
(jon/)











































