ADVERTISEMENT

Flashdisk di Deposit Box Indra Kenz Berisi Data Perusahaan Trading

Mulia Budi - detikNews
Selasa, 31 Mei 2022 11:07 WIB
Indra Kenz
Indra Kenz (Palevi/detikhot)
Jakarta -

Bareskrim Polri menemukan dua sertifikat tanah dan sebuah flashdisk pada pembongkaran deposit box milik tersangka kasus Binomo Indra Kenz. Flashdisk itu disebut berisi data perusahaan trading milik Indra Kenz.

"Saya dan tim pada hari Jumat telah melakukan pembongkaran safe deposit box milik IK di BCA cabang utama Medan dan isinya adalah SHM (sertifikat hak milik) atas nama Indra Kesuma dan Nathania Kesuma, semuanya berlokasi di Cemara Asri Deliserdang di mana bangunan tersebut sudah terlebih dahulu kita sita dan sebuah flashdisk yang isinya di antaranya data perusahaan," kata Kanit 5 Subdit II Perbankan Dittipideksus Bareskrim Polri Kompol Karta saat dimintai konfirmasi, Selasa (31/5/2022).

Karta mengatakan flashdisk tersebut tidak berisi data member ataupun korban Binomo. Dia menyebut pihaknya bakal melakukan pemeriksaan lagi terhadap isi flashdisk tersebut.

"Tidak ada, hanya data perusahaan aja," ujarnya.

"Untuk lengkapnya rencana hari ini mau pemeriksaan tambahan isi flashdisk," lanjutnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri telah membongkar deposit box milik tersangka kasus Binomo, Indra Kenz. Di dalam deposit box itu, polisi menemukan sertifikat tanah dan flashdisk.

"Setelah dilakukan pembongkaran, maka ada 2 yang diamankan. Yang pertama ada sertifikat, sertifikat atas nama IK sendiri, dan sertifikat kedua atas nama NK. Kemudian juga ada flashdisk," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (30/5/2022).

Ramadhan mengatakan sertifikat tanah dan flashdisk itu telah disita polisi. Namun polisi belum menjelaskan data yang tersimpan dalam flash disk tersebut.

"Setelah itu dijadikan barang bukti, 2 sertifikat dan flashdisk setelah diamankan kemudian dilakukan penyitaan, dibawa oleh penyidik ke Bareskrim Polri untuk selanjutnya dijadikan barang bukti," tuturnya.

Dalam kasus ini, Bareskrim Polri juga telah menjemput mobil Ferrari California seharga Rp 3,5 miliar milik Indra Kenz, dari Medan. Polisi segera melengkapi berkas perkara Indra Kenz.

"Masih dalam pemberkasan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diserahkan berikut barang bukti dan tersangka ke Kejagung," kata Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Senin (23/5).

Gatot mengatakan Ferrari tersebut dijemput menggunakan kapal dari Medan ke Jakarta. Mobil dengan nomor polisi B-8877-HP ini akan digabungkan bersama barang bukti lainnya.

"Dan kemarin hari Minggu, tanggal 22 Mei, sekitar pukul 12.00, sudah tiba di Bareskrim, kemudian dijadikan satu dengan kendaraan barang bukti lain. Dari dari Medan tanggal 11 berangkat dengan kapal laut, sampai di Jakarta hari Minggu kemarin tanggal 22 Mei," katanya.

Lihat Video: Ini Ferrari Indra Kenz yang Dijemput Penyidik Polri dari Medan

[Gambas:Video 20detik]



(dwia/dwia)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT