Didesak Biayai Operasi Kelamin, PLN Janji Temui Sandi 13 Juni

Didesak Biayai Operasi Kelamin, PLN Janji Temui Sandi 13 Juni

- detikNews
Selasa, 06 Jun 2006 14:29 WIB
Jakarta - Keluarga Astria Arisandi (12) yang alat kelaminnya gosong dan putus akibat tersengat aliran listrik tegangan tinggi alias SUTET berencana menemui pihak PLN. Tapi pihak PLN baru bersedia menerima mereka pada Selasa 13 Juni mendatang."Awalnya kita minta ketemu Rabu besok. Tapi pihak Humas PLN mengatakan baru bisa menerima pada Selasa 13 Juni mendatang," kata Sekjen Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait kepada detikcom, Selasa (6/6/2006).Karena baru dijanjikan bisa bertemu pihak PLN Pusat pada pekan depan, Sandi dan keluarganya pun akhirnya harus pulang kembali ke kampungnya di Kampung Baru, Kelurahan Arcawinangun RT 2 RW 2, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas."Nanti mereka akan kita kabari lagi untuk bersama-sama bertemu dengan pihak PLN," tandas Arist.Pihak Komnas Perlindungan Anak akan memfasilitasi agar Sandi mendapatkan hak-haknya. Sebab sesuai dengan UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak disebutkan bahwa negara punya kewajiban untuk memberikan perlindungan kepada anak cacat.Apalagi, sambung dia, Sandi menjadi cacat gara-gara kelalaian pihak PLN yang merupakan perusahaan milik negara."Kita minta PLN bertanggung jawab dengan memberikan santunan kebutuhan dasar, termasuk biaya operasi kelamin, karena bagaimanapun dia susah kalau kencing. PLN juga harus menjamin kehidupan sandang-pangan dan sekolah Sandi. Orangtua Sandi kan hanya pemulung," terang Arist.Selain itu, pihak LBH Kesehatan saat ini juga sudah bersiap untuk menempuh jalur hukum menggugat PLN karena dianggap tidak bertanggung jawab. (san/)


Berita Terkait