ADVERTISEMENT

Turunkan Bendera Merah Putih, 4 Mahasiswa Sulbar Terancam 5 Tahun Bui

Antaranews - detikNews
Selasa, 31 Mei 2022 00:10 WIB
Teks Undang-undang Dasar 1945: Pembukaan hingga Maknanya
Ilustrasi (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Polisi menetapkan 4 orang mahasiswa di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) sebagai tersangka. Keempatnya terjerat kasus hukum karena menurunkan Bendera Merah Putih saat demo di halaman kantor bupati setempat.

Dilansir Antara, Senin (30/5/2022) demo mahasiswa itu terjadi pada Senin (23/5) pekan lalu. Dalam kasus ini, polisi telah memeriksa 9 orang.

"Dari sembilan oknum mahasiswa yang diambil keterangannya, empat di antaranya kami tetapkan sebagai tersangka," kata Kapolres Majene Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Febryanto Siagian.

Keempat oknum mahasiswa yang ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan penurunan bendera Merah Putih tersebut, yakni FA (22), JN (18), AE (19), dan NL (19). Mereka diduga melanggar Pasal 66 juncto Pasal 24 Huruf a Undang-undang Nomor 24 tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

"Tindakan tersangka tersebut dinilai merendahkan kehormatan bendera negara dengan cara menurunkan bendera Merah Putih kemudian memasang tiga bendera organisasi mahasiswa lalu mengibarkannya kembali pada satu tiang yang sama," kata Febryanto Siagian.

Peran 4 Tersangka

Febryanto mengatakan tersangka FA berperan menurunkan, menaikkan, mengikat, dan menggabungkan bendera Merah Putih dengan bendera organda (organisasi daerah). Kemudian tersangka JN berperan memegang dan menarik tali tiang bendera Merah Putih yang telah digabungkan dengan tiga bendera organda.

Sementara, tersangka AE berperan menyerahkan bendera Organda Ikatan Mahasiswa Mamuju Tengah (IM Mateng) kepada tersangka FA untuk diikat di tali atau disambungkan di bawah bendera Merah Putih dan memegang bendera pada saat akan dikibarkan atau dinaikkan.

"Tersangka JN berperan membantu mengikat bendera Merah Putih pada tali bendera untuk digabungkan dengan bendera organisasi daerah," ujar Febryanto Siagian.

Baca berita lengkapnya pada halaman berikut.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT