Cerita Gosongnya 'Burung' Sandi
Selasa, 06 Jun 2006 13:57 WIB
Jakarta - Apes benar nasib Astria Arisandi (12), alat kelaminnya gosong dan putus setelah tersengat aliran listrik tegangan tinggi atau SUTET selama 30 menit. Ceritanya berawal saat Sandi dan 5 temannya ketakutan karena dikejar-kejar musang dan akhirnya naik ke menara SUTET.Keenam anak-anak ini sedang mencari belut dan jangkrik di sawah. Di situ ada tower tegangan tinggi dari PLN. Anak-anak itu ketakutan karena ada musang. Tanpa sadar mereka pun naik ke menara SUTET yang memang tidak ada pagar dan tanda peringatan berbahaya.Setelah naik sekitar 30 menit, tiba-tiba Sandi tersengat aliran listrik tegangan ekstra tinggi itu. Warga pun lantas berusaha menurunkan Sandi. Sedangkan 5 temannya selamat dan tidak cidera sama sekali.Sandi saat itu pingsan dan gosong. Setelah itu dibawa ke rumah sakit di Purwokerto. "Setelah sehari semalam dirawat, tangan kanan Sandi diamputasi. Ternyata setelah dilihat alat kelaminnya juga gosong dan putus dengan sendirinya," terang Sekjen Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait kepada detikcom, Selasa (6/6/2006).Warga kampung Baru, Kelurahan Arcawinangun RT 2/RW 2, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, itu pun kehilangan masa depannya."Kejadian ini kan sudah sejak November 2004. Sayangnya PLN tidak menunjukkan tanggung jawabnya," kata Arist.
(san/)











































