ADVERTISEMENT

Amien Rais: PP Muhammadiyah Jangan Terlalu Sering Masuk Keluar Istana

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 30 Mei 2022 15:01 WIB
Amien Rais (Foto: Rahel/detikcom)
Amien Rais (Foto: detikcom)
Jakarta -

Mantan Ketum Umum PP Muhammadiyah, Amien Rais, mengaku pernah melontarkan kritik tajam kepada Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Amien meminta PP Muhammadiyah tidak terlalu sering masuk dan keluar Istana Kepresidenan.

"Saya pernah menyampaikan kritik ke dalam, janganlah PP Muhammadiyah terlalu sering masuk keluar Istana. Jangan. Karena mereka kalau terlalu sering itu ada dampaknya," kata Amien dalam Seminar Pra-Muktamar Muhammadiyah & Aisyiyah ke-48 seperti disiarkan akun YouTube tvMu Channel, Senin (30/5/2022).

Amien mengatakan Istana bakal menyiapkan ruang untuk pernyataan pers bagi setiap tamu yang datang. Menurut Amien, setiap tamu yang datang akan menyampaikan pernyataan hampir serupa yaitu ucapan terima kasih kepada Presiden yang telah menerima kunjungan dari para tamu.

"Nah jadi ini saya kira istana tersenyum agak sedikit geli barangkali. Jadi nggak usah pakai jubir yang ini dan itu, tapi kemudian secara nggak langsung kita telah menjurubicarai wacana yang sedang dipikir presiden dan ini mohon tidak diulangi pimpinan Muhammadiyah yang akan datang," ujar Amien.

Amien Cerita Bertemu Soeharto

Amien lantas menceritakan pengalamannya saat bertemu Presiden ke-2 Soeharto. Amien mengaku bertemu presiden hanya untuk kepentingan Muktamar Muhammadiyah.

"Karena muktamar kalau nggak didatangi presiden itu lantas lucu," imbuh Amien.

Saat itu Amien dan wakilnya, Syafii Maarif, terbang ke Aceh untuk bertemu gubernur. Amien bertanya soal boleh atau tidaknya Muktamar Muhammadiyah digelar di Aceh.

"Beliau mengatakan amat sangat welcome tapi tolong harus menghadirkan Pak Harto, kepala negara. Nah jadi kemudian setelah itu Pak Harto, kita datang, sowan, kemudian beliau memberikan sambutan, mengatakan beliau juga waktu di Solo di kota kita ini ikut pandu Hizbul Wathan. Kemudian pernah menjadi pandu HW dan lain-lain dan kemudian setelah itu ya hanya itu, nggak ketemu lagi," ujar Amien.

Kemudian acara ditutup oleh Wakil Presiden saat itu, Try Sutrisno. Amin sempat melontarkan candaan soal tak akan menyampaikan terima kasih kepada Try Sutrisno.

"Bahkan saya sering mengatakan, sambil bergurau, Pak Try, saya sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah terpilih tidak akan menyampaikan terima kasih kepada Pak Try. Beliau agak kaget, wah ini agak kurang sopan barangkali begitu. Saya mengatakan Pak Try karena kita saling berterima kasih. Jadi ada berapa ratus ribu anak SD yang nggak tertampung di SD negeri itu ditampung di SD Muhammadiyah, ada berapa puluh ribu yang tidak ditampung di Universitas atau perguruan tinggi negeri itu ditampung di Muhammadiyah, kemudian ada berapa anak yatim dan lain-lain," tutur Amien.

Simak juga 'Amien Rais: Saya Saksi Buya Syafii Banyak Jasanya Buat Bangsa Kita':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT